Arti Kata "interferensi" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "interferensi" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

interferensi

in·ter·fe·ren·si /interferénsi/ n 1 gangguan; campur tangan; 2 Ling masuknya unsur serapan ke dl bahasa lain yg ber-sifat melanggar kaidah gramatika bahasa yg menyerap

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "interferensi"

📝 Contoh Penggunaan kata "interferensi" dalam Kalimat

1.Gangguan sinyal telepon seluler dapat menyebabkan interferensi pada penerimaan sinyal lainnya.
2.Kegiatan politik asing dapat menyebabkan interferensi dalam proses demokrasi suatu negara.
3.Masalah interferensi antarnegara dalam perdagangan dapat menimbulkan konflik ekonomi internasional.
4.Sistem komputer modern telah dikembangkan untuk mengurangi interferensi pada proses komputasi.
5.Dalam proses komunikasi, interferensi dapat menyebabkan kesalahpahaman dan kegagalan transmisi informasi.

📚 Artikel terkait kata "interferensi"

Mengenal Kata 'interferensi' - Inspirasi dan Motivasi

Gangguan Bahasa: Mengenal Interferensi dalam Bahasa Indonesia

Interferensi adalah kata yang memiliki makna yang sangat luas dan kompleks dalam konteks bahasa. Secara umum, interferensi merujuk pada gangguan atau campur tangan yang terjadi dalam proses komunikasi atau bahkan dalam struktur bahasa itu sendiri. Dalam sejarah bahasa Indonesia, interferensi sering kali terjadi ketika bahasa asing seperti Belanda, Inggris, atau bahasa daerah lainnya mempengaruhi struktur dan kosakata bahasa Indonesia. Dalam konteks bahasa, interferensi juga dapat merujuk pada proses serapan bahasa, di mana unsur-unsur dari bahasa lain masuk ke dalam bahasa Indonesia dan mengubah struktur atau kosakata bahasa tersebut. Hal ini dapat terjadi karena adanya hubungan antara bahasa-bahasa tersebut, seperti migrasi, perdagangan, atau kebudayaan. Contohnya, bahasa Indonesia memiliki kata-kata serapan seperti "internet" dari bahasa Inggris, "mobil" dari bahasa Belanda, atau "sarung" dari bahasa Jawa. Contoh penggunaan kata interferensi dalam kalimat yang alami adalah: "Bahasa Indonesia mengalami interferensi dari bahasa Inggris dalam bidang teknologi", "Interferensi budaya dapat menyebabkan perubahan dalam struktur bahasa", atau "Kata-kata serapan dapat mengganggu kaidah gramatika bahasa Indonesia". Dalam kehidupan sehari-hari, interferensi dapat terjadi dalam berbagai bidang, seperti komunikasi, budaya, atau bahasa. Dalam budaya Indonesia modern, interferensi dapat terlihat dalam penggunaan bahasa Indonesia yang telah dipengaruhi oleh bahasa asing, seperti dalam penulisan atau percakapan sehari-hari. Dalam beberapa kasus, interferensi bahasa dapat mempengaruhi kemampuan berkomunikasi efektif dalam bahasa Indonesia. Oleh karena itu, penting untuk memahami dan mengelola interferensi dalam bahasa Indonesia untuk meningkatkan kemampuan berbahasa dan berkomunikasi efektif.