Arti Kata "kranium" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "kranium" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

kranium

kra·ni·um n tengkorak

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "kranium"

📝 Contoh Penggunaan kata "kranium" dalam Kalimat

1.kranium manusia terbentuk dari empat belas tulang yang menyatu.
2.Struktur kranium memiliki peran penting dalam menjaga keamanan otak.
3.Dalam antropologi, kranium digunakan sebagai petunjuk ras atau suku bangsa.
4.kranium yang rusak dapat menyebabkan gangguan fungsi otak.
5.Pada saat lahir, kranium anak masih lemah dan belum kuat.

📚 Artikel terkait kata "kranium"

Mengenal Kata 'kranium' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Kranium" - Tengkorak Manusia yang Mengagumkan

Kata "kranium" sering digunakan dalam konteks ilmiah dan medis untuk merujuk pada tengkorak manusia. Istilah ini berasal dari bahasa Yunani, yaitu "kranion", yang berarti "tengkorak". Dalam sejarah, kata kranium digunakan oleh para ilmuwan dan ahli medis untuk menggambarkan struktur tengkorak yang kompleks dan unik pada manusia. Dalam kehidupan sehari-hari, kata kranium sering digunakan dalam konteks yang berbeda-beda. Berikut beberapa contoh penggunaan kata kranium dalam kalimat yang alami: - "Ilmuwan telah menemukan bahwa kranium manusia memiliki kemampuan untuk mengembangkan diri sendiri sejak lahir." - "Dalam proses bedah, dokter harus sangat hati-hati untuk tidak merusak struktur kranium yang rapuh." - "Kranium manusia adalah salah satu contoh keindahan dan kekompleksan alam yang menakjubkan." Dalam kehidupan sehari-hari, kata kranium memiliki relevansi yang signifikan. Misalnya, dalam konteks olahraga, atlet yang terlibat dalam olahraga kontak harus sangat berhati-hati untuk tidak menyebabkan cedera pada kranium lawan. Dalam konteks budaya, kranium sering digunakan sebagai simbol kekuatan dan keberanian.