Arti Kata "klausul" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "klausul" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

klausul

klau·sul n ketentuan tersendiri dr suatu perjanjian, yg salah satu pokok atau pasalnya diperluas atau dibatasi; yg memperluas atau membatasi: hasil persetujuan antarnegara itu memuat -- jaminan atas kemerdekaan negara-negara kecil

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "klausul"

📝 Contoh Penggunaan kata "klausul" dalam Kalimat

1.Dalam perjanjian internasional, klausul tersebut memuat jaminan atas kemerdekaan negara-negara kecil.
2.Penggunaan klausul dalam perjanjian bisnis dapat membatasi tanggung jawab perusahaan.
3.Dalam buku sastra, klausul yang digunakan dapat mempengaruhi makna cerita.
4.Dalam proses belajar, mahasiswa harus memahami klausul-klausul yang ada dalam suatu teks hukum.
5.Dalam percakapan sehari-hari, klausul sering digunakan dalam konteks jual beli properti.

📚 Artikel terkait kata "klausul"

Mengenal Kata 'klausul' - Inspirasi dan Motivasi

Klausul: Ketentuan Penting dalam Perjanjian

Kata klausul berasal dari bahasa Latin, klausul, yang berarti "ketentuan tersendiri" atau "pasal". Dalam bahasa Indonesia, kata klausul digunakan untuk menggambarkan ketentuan tersendiri dalam suatu perjanjian, yang salah satu pokok atau pasalnya diperluas atau dibatasi. Klausul ini biasanya merupakan hasil persetujuan antara dua atau lebih pihak, seperti perjanjian internasional, kontrak bisnis, atau perjanjian hukum. Penggunaan kata klausul dalam bahasa Indonesia telah ada sejak zaman kolonial Belanda. Pada saat itu, kata klausul digunakan dalam dokumen-dokumen hukum dan perjanjian antara pemerintah kolonial dan masyarakat setempat. Dengan berkembangnya kehidupan berbangsa dan bernegara, kata klausul terus digunakan dalam berbagai konteks, seperti perjanjian internasional, kontrak bisnis, dan perjanjian hukum lainnya. Contoh penggunaan kata klausul dalam kalimat yang alami adalah sebagai berikut: - "Perjanjian antara pemerintah dan perusahaan asing memuat beberapa klausul penting yang membatasi hak dan kewajiban kedua belah pihak." - "Kontrak bisnis antara dua perusahaan memuat klausul tentang pemecahan sengketa yang akan dilakukan melalui arbitrase." - "Perjanjian internasional tentang perlindungan lingkungan hidup memuat klausul tentang pencegahan dan pengendalian polusi udara." Dalam kehidupan sehari-hari, kata klausul memiliki relevansi yang signifikan. Dalam berbagai konteks, seperti perjanjian, kontrak, dan peraturan hukum, kata klausul digunakan untuk menggambarkan ketentuan tersendiri yang membatasi atau memperluas hak dan kewajiban kedua belah pihak. Oleh karena itu, paham yang baik tentang kata klausul sangat penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.