Arti Kata "kilik-kilik" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "kilik-kilik" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

kilik-kilik

ki·lik-ki·lik v gelitik;
me·ngi·lik-ngi·lik v 1 menggelitik (supaya merasa geli); 2 ki menghasut supaya bangkit amarah: jangan suka ~ orang, akibatnya tidak baik;
ki·lik·an n gelitikan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "kilik-kilik"

📝 Contoh Penggunaan kata "kilik-kilik" dalam Kalimat

1.Dia mengatakan itu untuk ki lik lik saya, sehingga saya merasa sangat geli dan tidak tahu harus berbuat apa.
2.Saya tidak ingin ki lik lik teman saya, karena hal itu bisa membuatnya sangat marah dan tidak enak.
3.Dalam novel itu, karakter utama mengalami ki lik lik hati karena kejadian yang membuatnya merasa sangat sedih.
4.Pengajarnya sering mengucapkan kata yang bisa menghasut, sehingga siswa-siswi tidak perlu mengalami ki lik lik.
5.Pada akhirnya, orang tua mengatur ulang kehidupan anaknya untuk menghindari ki lik lik yang terjadi sebelumnya.

📚 Artikel terkait kata "kilik-kilik"

Mengenal Kata 'kilik-kilik' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "kilik-kilik" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "kilik-kilik" seringkali digunakan dalam bahasa sehari-hari untuk menggambarkan perasaan geli atau menggelitiki seseorang. Namun, makna yang lebih dalam dari kata ini dapat ditemukan dalam konteks historis dan sosial Indonesia. Kata "kilik-kilik" juga memiliki beberapa makna lain seperti menghasut supaya bangkit amarah dan gelitikan. Dalam sejarahnya, kata "kilik-kilik" digunakan untuk menggambarkan cara orang-orang menghasut atau menggoda lawan supaya mereka merasa geli atau marah. Dalam budaya Indonesia modern, kata ini masih digunakan dalam konteks serupa, seperti menghasut seseorang untuk melakukan sesuatu yang tidak tepat. Namun, dalam konteks yang lebih positif, kata "kilik-kilik" juga digunakan untuk menggambarkan perasaan geli atau menyenangkan yang didapat dari sesuatu yang menarik. Contoh penggunaan kata "kilik-kilik" dalam kalimat alami adalah sebagai berikut: "Dia selalu suka kilik-kilik teman-temannya supaya mereka merasa geli." Atau, "Tidak boleh kilik-kilik orang lain, karena akibatnya tidak baik." Dalam kehidupan sehari-hari, kata "kilik-kilik" dapat digunakan dalam berbagai konteks, seperti dalam percakapan sehari-hari atau dalam kegiatan hiburan. Dalam budaya Indonesia modern, kata "kilik-kilik" masih memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, dalam dunia hiburan, kata "kilik-kilik" digunakan untuk menggambarkan perasaan menyenangkan yang didapat dari menonton film atau memainkan permainan. Dalam konteks sosial, kata "kilik-kilik" digunakan untuk menggambarkan cara orang-orang menghasut atau menggoda lawan supaya mereka merasa geli atau marah. Dengan demikian, kata "kilik-kilik" tetap menjadi bagian penting dalam bahasa Indonesia dan budaya Indonesia modern.