Arti Kata "kerenggamunggu" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "kerenggamunggu" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

kerenggamunggu

ke·reng·ga·mung·gu ? kardamunggu

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "kerenggamunggu"

📝 Contoh Penggunaan kata "kerenggamunggu" dalam Kalimat

1.kerenggamunggu adalah burung yang sangat berharga bagi ekosistem hutan.
2.Pada musim kemarau, kerenggamunggu menjadi sumber makanan penting bagi manusia di pedalaman.
3.kerenggamunggu dikenal karena suara kicauannya yang unik dan merdu di pagi hari.
4.Dalam budaya suku Dayak, kerenggamunggu memiliki makna filosofis yang mendalam tentang kehidupan dan alam.
5.Burung kerenggamunggu harus dilindungi karena habitatnya yang semakin terancam oleh penebangan hutan.

📚 Artikel terkait kata "kerenggamunggu"

Mengenal Kata 'kerenggamunggu' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "kerenggamunggu" - Inspirasi dan Motivasi

Kata kerenggamunggu memiliki makna yang unik dan kaya dalam bahasa Indonesia. Kata ini berasal dari bahasa Banjar dan memiliki konteks historis yang menarik. Kerenggamunggu biasanya digunakan untuk menggambarkan suasana yang sedang menantikan atau mengharapkan sesuatu yang tidak pasti. Dalam konteks sosial, kerenggamunggu sering digunakan dalam percakapan sehari-hari untuk menggambarkan perasaan yang sedang menantikan hasil atau kejadian tertentu. Misalnya, "Aku sedang kerenggamunggu hasil ujian saya, harapannya aku dapat nilai yang bagus." Atau, "Kami sedang kerenggamunggu kehadiran tamu yang akan tiba dalam beberapa jam." Dalam beberapa kalimat, kerenggamunggu digunakan dalam konteks yang lebih formal, seperti dalam puisi atau cerita rakyat. Misalnya, "Dalam malam yang gelap, hati kerenggamunggu cahaya bulan yang akan muncul." Atau, "Setelah beberapa hari, kami kerenggamunggu kabar baik bahwa proyek kami telah selesai." Dalam kehidupan sehari-hari, kerenggamunggu memiliki relevansi yang signifikan dalam menggambarkan perasaan yang sedang menantikan atau mengharapkan sesuatu. Dalam budaya Indonesia modern, kerenggamunggu sering digunakan dalam percakapan sehari-hari untuk menggambarkan perasaan yang sedang menantikan atau mengharapkan sesuatu yang tidak pasti. Misalnya, "Aku sedang kerenggamunggu kabar baik tentang pekerjaan baru saya." Atau, "Kami sedang kerenggamunggu kehadiran tamu yang akan tiba dalam beberapa hari."