Arti Kata "kensel" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "kensel" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

kensel

ken·sel /kénsel/ v cak, me·ngen·sel v 1 meniadakan; menghapuskan; membatalkan; 2 menunda

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "kensel"

📝 Contoh Penggunaan kata "kensel" dalam Kalimat

1.Karena pemerintah mengenai krisis ekonomi, banyak proyek infrastruktur yang dikensel untuk sementara waktu.
2.Pembukaan sekolah ditunda karena cuaca buruk, pengadilan juga mengenai sidang yang dijadwalkan nanti, dikensel kembali.
3.Pengadilan mengenai kasus korupsi yang sudah berlangsung lama akhirnya dikensel setelah beberapa saksi tidak mau menampilan diri.
4.Banyak orang mengenai kegiatan yang direncanakan minggu depan, dikensel karena ada peringatan besar dihari yang bersangkutan.
5.Karena adanya perubahan rencana, rekening pembayaran listrik dikensel hingga pekan depan.

📚 Artikel terkait kata "kensel"

Mengenal Kata 'kensel' - Inspirasi dan Motivasi

Meniadakan atau Membatalkan: Pengertian dan Contoh Kata "Kensel"

Kata "kensel" memiliki makna umum sebagai proses menghilangkan atau menghapuskan sesuatu, baik itu kegiatan, keputusan, atau hasil. Kata ini memiliki asal kata dari bahasa Belanda, yaitu "kenselen," yang berarti "meniadakan" atau "menghapuskan." Dalam konteks sejarah, kata ini digunakan pada abad ke-17 sebagai bagian dari bahasa Belanda yang digunakan di Indonesia. Kensel sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari untuk menggambarkan proses menghilangkan atau menghapuskan sesuatu. Misalnya, "Pemilik toko harus mengkensel stok yang tidak laku lagi untuk membuat ruang bagi barang baru." Atau, "Pengadilan memutuskan untuk mengkensel kasus yang telah berlarut-larut untuk menghemat waktu dan biaya." Dalam kalimat tersebut, kata "kensel" digunakan untuk menggambarkan proses menghilangkan atau menghapuskan stok atau kasus yang tidak lagi relevan. Kensel juga memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks bisnis atau pemerintahan. Misalnya, sebuah perusahaan harus mengkensel proyek yang tidak lagi efektif untuk mengalokasikan sumber daya pada proyek yang lebih strategis. Dalam konteks pemerintahan, pemerintah dapat mengkensel kebijakan yang tidak lagi relevan untuk mengadopsi kebijakan yang lebih efektif. Dengan demikian, kata "kensel" menjadi sangat penting dalam menjalankan kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks bisnis dan pemerintahan.