Arti Kata "kelompok sekepentingan" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "kelompok sekepentingan" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

kelompok sekepentingan

Istilah antropologi kelompok yang warganya terikat karena perhatian dan kepentingan yang sama dalam kehidupan ekonomi, sosial, politik, agama, atau kesenian

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "kelompok sekepentingan"

📝 Contoh Penggunaan kata "kelompok sekepentingan" dalam Kalimat

1.Dalam konteks pendidikan, siswa yang suka bermain sepak bola membentuk kelompok sekepentingan untuk berlatih bersama setiap hari.
2.Kami telah membentuk kelompok sekepentingan untuk mempromosikan kesenian tradisional di daerah kami dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya warisan budaya.
3.Dalam kajian antropologi, kelompok sekepentingan yang terbentuk di desa tersebut memiliki peran penting dalam menjaga kehidupan sosial masyarakat.
4.Ia bergabung dengan kelompok sekepentingan yang berfokus pada pelestarian lingkungan dan berusaha untuk mengurangi penggunaan plastik di daerahnya.
5.Dalam konteks organisasi, perusahaan yang bergerak di bidang teknologi informasi membentuk kelompok sekepentingan untuk meningkatkan kemampuan analisis data dan meningkatkan efisiensi bisnis.

📚 Artikel terkait kata "kelompok sekepentingan"

Mengenal Kata 'kelompok sekepentingan' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Konsep "Kelompok Sekepentingan" dalam Antropologi

Kelompok sekepentingan adalah istilah antropologi yang mengacu pada kelompok manusia yang terikat oleh perhatian dan kepentingan yang sama dalam berbagai aspek kehidupan, seperti ekonomi, sosial, politik, agama, dan kesenian. Konsep ini pertama kali diperkenalkan oleh antropolog Prancis, Maurice Halbwachs, pada tahun 1938. Halbwachs mendefinisikan kelompok sekepentingan sebagai "kelompok yang memiliki tujuan dan nilai-nilai yang sama, serta berusaha mencapai tujuan tersebut melalui kerja sama dan koordinasi."

Contoh Penggunaan Kata "Kelompok Sekepentingan"

Kelompok sekepentingan dapat dilihat dalam berbagai konteks kehidupan sehari-hari. Misalnya, "Kelompok sekepentingan pecinta lingkungan berusaha menggalang dukungan masyarakat untuk melindungi hutan hujan." Dalam konteks politik, "Kelompok sekepentingan partai politik berusaha memenangkan pemilihan umum dengan mempromosikan visi dan misi partai tersebut."

Relevansi Kelompok Sekepentingan dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kelompok sekepentingan memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam meningkatkan kesadaran masyarakat tentang isu-isu sosial dan lingkungan. Dalam budaya Indonesia modern, kelompok sekepentingan dapat dilihat dalam berbagai bentuk, seperti komunitas penyintas, kelompok pecinta alam, atau bahkan kelompok pecinta olahraga. Dengan demikian, konsep kelompok sekepentingan dapat membantu meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap berbagai isu yang sedang berkembang.