Arti Kata "kelasah" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "kelasah" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

kelasah

ke·la·sah a, ke·la·sah-ke·lu·suh gelisah; tidak tenang (tt tidur)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "kelasah"

📝 Contoh Penggunaan kata "kelasah" dalam Kalimat

1.Kami berusaha untuk menyelesaikan proyek ini sebelum tenggat waktu, tetapi kepalah kita masih dalam keadaan kelasah.
2.Saya tidak bisa menikmati malam ini karena kepalah saya kelasah akibat kelelahan bertahun-tahun.
3.Dalam novel itu, tokoh utama mengalami keadaan kelasah setelah kehilangan orang yang dicintainya.
4.Siswa kelasah karena guru mengajarkan material yang rumit dalam waktu yang singkat.
5.Pada malam itu, kami tidak bisa mendengarkan konser karena kebisingan di sekitar membuat kami semua dalam keadaan kelasah.

📚 Artikel terkait kata "kelasah"

Mengenal Kata 'kelasah' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Kelasah" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "kelasah" seringkali digunakan dalam percakapan sehari-hari untuk menggambarkan suasana hati seseorang yang tidak tenang atau gelisah. Dalam bahasa Indonesia, "kelasah" memiliki arti resmi sebagai ke·la·sah a, ke·la·sah-ke·lu·suh, yang berarti tidak tenang (terutama tidur). Dalam konteks historis, penggunaan kata "kelasah" terkait erat dengan kehidupan masyarakat tradisional di Indonesia. Mereka seringkali menggunakan kata ini untuk menggambarkan suasana hati yang tidak stabil atau tidak tenang, seperti ketika ada perubahan cuaca atau kejadian luar biasa. Penggunaan kata "kelasah" juga dapat ditemukan dalam puisi-puisi tradisional Indonesia, seperti sajak-sajak yang menggambarkan kehidupan sehari-hari dan perasaan seseorang. Contoh penggunaan kata "kelasah" dalam kalimat yang alami adalah: * "Saya tidak bisa tidur malam ini karena ke·la·sah-ke·lu·suh yang sangat kuat." * "Ibu sangat ke·la·sah karena harus menunggu suaminya yang baru saja berangkat ke luar negeri." * "Saya merasa tidak tenang saat melihat hujan deras yang turun di malam hari." Dalam kehidupan sehari-hari, kata "kelasah" masih sangat relevan, terutama dalam konteks budaya Indonesia modern. Banyak orang yang menggunakan kata ini untuk menggambarkan suasana hati mereka yang tidak stabil atau tidak tenang, seperti ketika ada perubahan besar dalam kehidupan atau ketika menghadapi tantangan-tantangan yang signifikan. Dengan demikian, kata "kelasah" tetap menjadi bagian penting dalam bahasa Indonesia dan budaya Indonesia modern.