Arti Kata "kelambur" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "kelambur" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

kelambur

ke·lam·bur ark a berkerut-kerut; kisut

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "kelambur"

πŸ“ Contoh Penggunaan kata "kelambur" dalam Kalimat

1.Kereta api itu kelambur di tengah jalan kerena kerusakan roda.
2.Kondisi ekonomi negara sedang kelambur akibat wabah penyakit.
3.Pada malam hari, langit kelambur dengan awan tebal yang mencakup bulan.
4.Ibu mengajari anaknya untuk tidak kelambur dalam menyelesaikan pekerjaan.
5.Kemacetan lalu lintas di jalan utama membuat mobil-mobil kelambur di atas jalan.

πŸ“š Artikel terkait kata "kelambur"

Mengenal Kata 'kelambur' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "kelambur" - Inspirasi dari Alam

Kata "kelambur" memiliki makna yang unik dalam bahasa Indonesia. Secara resmi, kata ini berarti "ke-Β·lam-Β·bur" atau berkerut-kerut, kisut. Dalam konteks historis, kata ini sering digunakan untuk menggambarkan keadaan laut yang gelap dan berkerut-kerut akibat adanya perubahan cuaca atau musim. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "kelambur" sering digunakan untuk menggambarkan suasana hati atau emosi seseorang yang sedang berada di dalam keadaan tidak nyaman atau tidak stabil. Contohnya, "Dia sedang merasa kelambur setelah kehilangan pekerjaannya." Contoh lainnya adalah, "Cuaca hari ini sangat kelambur, saya rasa tidak nyaman keluar rumah." Dalam kedua contoh tersebut, kata "kelambur" digunakan untuk menggambarkan suasana hati atau keadaan yang tidak nyaman. Dalam budaya Indonesia modern, kata "kelambur" juga dapat digunakan dalam konteks yang lebih simbolis. Misalnya, "Kelambur" dapat digunakan untuk menggambarkan keadaan masyarakat yang sedang menghadapi tantangan atau krisis, seperti kekeringan atau bencana alam. Dalam konteks ini, kata "kelambur" dapat digunakan sebagai simbol kekuatan dan keberanian masyarakat dalam menghadapi tantangan. Dengan demikian, kata "kelambur" tidak hanya memiliki makna yang literal, tetapi juga memiliki makna yang simbolis dan inspiratif.