Arti Kata "katastrofe" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "katastrofe" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

katastrofe

ka·tas·tro·fe n 1 malapetaka besar yg datang secara tiba-tiba; 2 perubahan cepat dan mendadak pd permukaan bumi; bencana alam; 3 Sas penyelesaian (akhir) suatu drama, terutama drama klasik yg bersifat tragedi

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "katastrofe"

๐Ÿ“ Contoh Penggunaan kata "katastrofe" dalam Kalimat

1.Bencana gempa bumi yang melanda Jepang merupakan contoh katastrofe yang sangat dahsyat.
2.Pemerintah harus siap menghadapi katastrofe alam seperti banjir untuk mengurangi korban.
3.Dalam drama klasik, katastrofe sering dijadikan penyelesaian cerita yang menegangkan.
4.katastrofe ekonomi akan mempengaruhi kehidupan masyarakat secara signifikan.
5.Para ilmuwan harus memprediksi katastrofe alam untuk mengambil tindakan preventif.

๐Ÿ“š Artikel terkait kata "katastrofe"

Mengenal Kata 'katastrofe' - Inspirasi dan Motivasi

Katastrofe: Malapetaka Besar yang Membentuk Sejarah

Kata "katastrofe" memiliki makna yang sangat luas dan kompleks dalam bahasa Indonesia. Kata ini pertama kali muncul pada abad ke-17 sebagai pinjaman dari bahasa Yunani, "ฮบฮฑฯ„ฮฑฯƒฯ„ฯฮฟฯ†ฮฎ" (katastrophฤ“), yang berarti "perubahan cepat dan mendadak" atau "bencana alam". Dalam konteks historis dan sosial, katastrofe seringkali terkait dengan peristiwa-peristiwa besar dan mendadak yang mengubah jalannya sejarah, seperti gempa bumi, letusan gunung berapi, atau perang. Katastrofe bukan hanya terbatas pada peristiwa alam saja, tetapi juga dapat digunakan untuk menggambarkan perubahan sosial dan politik yang cepat dan mendadak. Dalam sejarah Indonesia, katastrofe telah menggambarkan berbagai peristiwa, seperti Gempa Bumi 2004 yang menghantam Aceh, atau Perang Dunia II yang mengubah geopolitik dunia. Contoh penggunaan kata katastrofe dalam kalimat dapat dilihat pada beberapa contoh berikut: "Gempa bumi yang terjadi di Lombok pada 2018 merupakan salah satu katastrofe alam yang paling dahsyat dalam beberapa tahun terakhir." "Perang Dunia II merupakan salah satu katastrofe sejarah yang paling berdarah dalam abad ke-20." "Krisis ekonomi global yang terjadi pada 2008 merupakan salah satu katastrofe finansial yang paling parah dalam sejarah modern." Dalam kehidupan sehari-hari, katastrofe dapat digunakan untuk menggambarkan berbagai peristiwa yang tidak terduga. Dalam budaya Indonesia, katastrofe seringkali terkait dengan konsep "karma" atau "hukum sebab-akibat", yang berarti bahwa setiap peristiwa yang terjadi adalah sebagai akibat dari perbuatan atau keputusan seseorang dalam masa lalu. Dengan demikian, katastrofe dapat digunakan sebagai sebuah pelajaran untuk menghindari peristiwa-peristiwa yang tidak diinginkan di masa depan.