Arti Kata "kalau pandai meniti buih" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "kalau pandai meniti buih" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

kalau pandai meniti buih

Peribahasa jika dapat mengatasi kesukaran tentu maksud dapat dicapai

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "kalau pandai meniti buih"

📝 Contoh Penggunaan kata "kalau pandai meniti buih" dalam Kalimat

1.kalau pandai meniti buih, tentu bisa mencapai cita-citanya dengan mudah.
2.Guru mengingatkan anak didiknya agar kalau pandai meniti buih, pasti akan menjadi orang sukses.
3.Dia yang berhasil menyelesaikan proyek sulit itu, karena kalau pandai meniti buih tentu bisa melewatinya.
4.Seorang atlet yang berlatih keras pasti pandai meniti buih, sehingga bisa menjadi juara.
5.Sebaiknya, para pelajar yang memiliki tujuan tinggi harus belajar kalau pandai meniti buih, jangan takut gagal.

📚 Artikel terkait kata "kalau pandai meniti buih"

Mengenal Kata 'kalau pandai meniti buih' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "kalau pandai meniti buih" - Inspirasi dan Motivasi

Peribahasa "kalau pandai meniti buih" adalah ungkapan yang kaya makna dan telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia. Ungkapan ini memiliki makna umum yang berarti "jika dapat mengatasi kesukaran tentu maksud dapat dicapai". Dalam konteks historis dan sosial, peribahasa ini muncul sebagai tanda bahwa seseorang telah berhasil mengatasi kesulitan dan mencapai tujuan.

Cara Menggunakan Kata "kalau pandai meniti buih" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Peribahasa "kalau pandai meniti buih" dapat digunakan dalam berbagai konteks, seperti dalam kalimat: "Dia berhasil menyelesaikan proyek sulit itu karena kalau pandai meniti buih, tentu saja dia akan mencapai kesuksesan." Dalam kalimat ini, peribahasa digunakan untuk menggambarkan kemampuan seseorang dalam mengatasi kesulitan dan mencapai tujuan. Contoh lainnya adalah: "Kalau pandai meniti buih, tentu saja dia akan berhasil dalam karirnya." Peribahasa ini juga dapat digunakan dalam kalimat seperti: "Dia sangat bersemangat dalam mempelajari bahasa asing, karena kalau pandai meniti buih, tentu saja dia akan menjadi ahli dalam bidang itu."

Relevansi Kata "kalau pandai meniti buih" dalam Kehidupan Modern

Dalam kehidupan modern, peribahasa "kalau pandai meniti buih" masih relevan dan memiliki makna yang mendalam. Ungkapan ini dapat digunakan sebagai inspirasi dan motivasi bagi seseorang yang ingin mencapai tujuan. Dalam era kompetisi yang ketat, peribahasa ini dapat digunakan sebagai tanda bahwa seseorang telah berhasil mengatasi kesulitan dan mencapai kesuksesan. Selain itu, peribahasa ini juga dapat digunakan sebagai pedoman dalam menghadapi kesulitan dan tantangan dalam kehidupan sehari-hari.