Arti Kata "jengker" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "jengker" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

jengker

jeng·ker Sd a kaku (tt badan)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "jengker"

📝 Contoh Penggunaan kata "jengker" dalam Kalimat

1.Ibu memanggil anaknya karena perutnya jengker dan perlu makan.
2.Dalam pelajaran biologi, guru menjelaskan bahwa tubuh manusia memiliki jengker yang berfungsi sebagai sarana komunikasi.
3.Pada malam hari, suasana menjadi jengker dan gelap karena tidak ada cahaya di jalan.
4.Anak itu terjatuh dan mengalami luka pada jengker kaki setelah bermain sepak bola.
5.Pada acara konser, musisi bermain dengan sangat jengker dan membuat penonton terkejut.

📚 Artikel terkait kata "jengker"

Mengenal Kata 'jengker' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Jengker" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "jengker" sering digunakan dalam percakapan sehari-hari, terutama dalam konteks yang berhubungan dengan postur tubuh atau perilaku yang tidak menarik. Namun, apakah Anda tahu makna resmi dari kata ini? Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kata "jengker" didefinisikan sebagai "sd a kaku (tt badan)". Penggunaan kata "jengker" dalam bahasa Indonesia memiliki kaitan dengan budaya dan perilaku masyarakat. Dalam sejarah, kata ini digunakan untuk menggambarkan seseorang yang bergerak atau berdiri dengan postur tubuh yang tidak menarik, seperti terjengkang atau terjengkang-jengkang. Meskipun demikian, penggunaan kata ini juga dapat berarti bahwa seseorang tersebut sedang merasa tidak nyaman atau tidak percaya diri. Berikut beberapa contoh penggunaan kata "jengker" dalam kalimat yang alami: - "Dia berdiri dengan postur tubuh yang jengker, sehingga membuatnya terlihat tidak percaya diri." - "Setelah melakukan kesalahan, dia menjadi jengker dan tidak berani menghadapi orang lain." - "Dia bergerak dengan langkah kaki yang jengker, seperti sedang berlari tanpa tujuan." Kata "jengker" juga memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks budaya Indonesia modern. Dalam beberapa kasus, kata ini digunakan untuk menggambarkan seseorang yang tidak menarik atau tidak percaya diri, tetapi juga dapat berarti bahwa seseorang tersebut sedang mengalami kesulitan atau kesulitan dalam menghadapi situasi tertentu. Dalam beberapa budaya, kata "jengker" juga digunakan sebagai ejekan atau sindiran untuk menggambarkan seseorang yang tidak menarik atau tidak percaya diri. Namun, perlu diingat bahwa penggunaan kata ini harus dilakukan dengan hati-hati dan tidak menghakimi orang lain. Dalam kesimpulan, kata "jengker" memiliki makna resmi yang berbeda dengan penggunaannya dalam bahasa sehari-hari. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kata ini didefinisikan sebagai "sd a kaku (tt badan)", tetapi juga dapat berarti bahwa seseorang tersebut sedang merasa tidak nyaman atau tidak percaya diri.

Kata yang Mirip

jengkerik