Arti Kata "isovolumik" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "isovolumik" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

isovolumik

iso·vo·lu·mik n Fis isokorik

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "isovolumik"

📝 Contoh Penggunaan kata "isovolumik" dalam Kalimat

1.Dalam fisika, proses isovolumik terjadi ketika volume gas tidak berubah sekaligus tekanannya juga tidak berubah.
2.Pada tahap isovolumik, tekanan dan volume partikel gas tidak mengalami perubahan.
3.Dalam proses isovolumik, energi internal gas tidak mengalami perubahan.
4.Pada penerapan isovolumik dalam mesin pembakaran dalam, mesin dapat menghasilkan tenaga yang lebih efisien.
5.Tekanan dan volume gas akan tetap konstan pada proses isovolumik yang berlangsung dalam beberapa detik.

📚 Artikel terkait kata "isovolumik"

Mengenal Kata 'isovolumik' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "isovolumik" - Inspirasi dan Motivasi

Kata isovolumik mungkin tidakamiliar bagi kebanyakan orang, terutama mereka yang tidak berhubungan dengan bidang fisika atau ilmu pengetahuan. Namun, kata ini memiliki makna yang sangat penting dalam konteks fisika, terutama dalam bidang termodinamika. Secara etimologis, kata isovolumik berasal dari dua kata bahasa Yunani, yaitu "isos" yang berarti "sama" dan "volumen" yang berarti "volume". Dalam konteks ini, kata isovolumik merujuk pada proses atau fenomena yang terjadi dengan volume yang tetap. Dalam bidang fisika, kata isovolumik sering digunakan untuk menggambarkan proses yang terjadi di dalam sistem tertutup, di mana volume sistem tidak mengalami perubahan. Contoh penggunaan kata isovolumik dalam kalimat yang alami adalah: "Pada proses isovolumik, tekanan sistem meningkat karena kalor yang masuk ke dalam sistem." Atau, "Proses isovolumik adalah contoh dari reaksi kimia yang terjadi di dalam sistem tertutup." Dalam kedua contoh tersebut, kata isovolumik digunakan untuk menggambarkan proses yang terjadi dengan volume yang tetap. Dalam kehidupan sehari-hari, kata isovolumik mungkin tidak memiliki aplikasi langsung, namun konsepnya dapat dihubungkan dengan banyak fenomena alam. Contohnya, dalam proses fotosintesis, tanaman mengubah cahaya matahari menjadi energi kimia dengan volume yang tetap. Dalam proses ini, tanaman menggunakan kalor dari cahaya matahari untuk meningkatkan tekanan sistem, sehingga energi kimia dapat dihasilkan. Dengan demikian, kata isovolumik memiliki relevansi dengan banyak fenomena alam dan dapat membantu kita memahami proses-proses yang terjadi di sekitar kita.