Arti Kata "indak" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "indak" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

indak

in·dak ? tidak

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "indak"

📝 Contoh Penggunaan kata "indak" dalam Kalimat

1.Apakah Anda tahu jawabannya? Maksudnya, apakah Anda paham apa yang dimaksudkan?
2.Saya tidak akan hadir di pertemuan itu, in·dak? Apakah ada perubahan waktu?
3.Dosen bertanya kepada siswa, "Apakah Anda paham konsep tersebut?" dan siswa menjawab, "In·dak, saya masih belum mengerti."
4.Pengajar meminta siswa untuk membaca teks dan mengerti maknanya, tetapi siswa menjawab, "In·dak, saya tidak mengerti."
5.Ibu bertanya kepada anaknya, "Apakah Anda sudah makan siang?" dan anaknya menjawab, "In·dak, saya masih lapar."

📚 Artikel terkait kata "indak"

Mengenal Kata 'indak' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Indak" - Bahasa Indonesia yang Memotivasi

Kata "indak" adalah sebuah kata yang sering digunakan dalam percakapan sehari-hari di Indonesia. Dalam arti resmi, kata "indak" memiliki makna "tidak". Namun, dalam konteks budaya Indonesia, kata ini memiliki makna yang lebih dalam, yaitu sebagai tanda penolakan atau pengingkaran. Sejarahnya, kata "indak" berasal dari bahasa Sunda, yang kemudian diserap ke dalam bahasa Indonesia.

Contoh Penggunaan Kata "Indak" dalam Kalimat

Kata "indak" sering digunakan dalam kalimat sebagai jawaban penolakan atau pengingkaran. Berikut beberapa contoh: - "Apakah kamu ingin pergi ke bioskop malam ini?" "Indak, saya sudah lelah." - "Apakah kamu ingin makan siang di restoran?" "Indak, saya ingin makan di rumah saja." - "Apakah kamu ingin pergi ke pantai hari libur?" "Indak, saya ingin pergi ke gunung saja." Kata "indak" juga dapat digunakan dalam kalimat sebagai tanda penolakan yang lebih keras, seperti: - "Apakah kamu ingin menolak tawaran itu?" "Indak, saya tidak ingin!" - "Apakah kamu ingin meninggalkan pekerjaanmu?" "Indak, saya tidak ingin meninggalkan!"

Relevansi Kata "Indak" dalam Kehidupan Sehari-hari

Kata "indak" memiliki relevansi yang besar dalam kehidupan sehari-hari di Indonesia. Dalam percakapan sehari-hari, kata ini sering digunakan sebagai tanda penolakan atau pengingkaran. Selain itu, kata "indak" juga dapat digunakan dalam komunikasi formal, seperti dalam pekerjaan atau pendidikan. Dalam budaya Indonesia modern, kata "indak" dianggap sebagai kata yang sangat penting dalam komunikasi. Dengan menggunakan kata "indak", seseorang dapat mengekspresikan penolakan atau pengingkaran dengan lebih efektif. Oleh karena itu, kata "indak" menjadi bagian dari bahasa Indonesia yang memotivasi dan efektif.