Arti Kata "imunosupresi" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "imunosupresi" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

imunosupresi

imu·no·sup·re·si /imunosuprési/ n Dok penekanan reaksi imun; usaha pencegahan atau pengurangan reaksi imun

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "imunosupresi"

📝 Contoh Penggunaan kata "imunosupresi" dalam Kalimat

1.Penggunaan imunosupresi pada penderita leukemia sangat penting untuk mencegah serangan imun yang dapat mengganggu proses perawatan.
2.Dokter menerangkan bahwa imunosupresi dapat menyebabkan penderita diabetes rentan terhadap infeksi.
3.Penelitian terkini menunjukkan bahwa penggunaan imunosupresi pada pasien transplantasi ginjal dapat meningkatkan kemungkinan kegagalan transplantasi.
4.Penggunaan imunosupresi pada pasien penyakit kulit dapat meningkatkan risiko munculnya efek sampingan lainnya.
5.Pada novel tersebut, imunosupresi digunakan sebagai metode pengobatan yang tidak biasa dan menarik dalam cerita tersebut.

📚 Artikel terkait kata "imunosupresi"

Mengenal Kata 'imunosupresi' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Imunosupresi" - Inspirasi dan Motivasi

Imunosupresi merupakan konsep yang sangat penting dalam bidang kedokteran, terutama dalam pengobatan penyakit autoimun dan transplantasi organ. Dalam konteks ini, imunosupresi berarti usaha pencegahan atau pengurangan reaksi imun yang tidak diinginkan. Reaksi imun yang terjadi secara tidak terkendali dapat menyebabkan kerusakan pada jaringan tubuh dan mengganggu kesehatan.

Penggunaan imunosupresi dalam praktik medis telah berkembang pesat sejak tahun 1950-an, ketika ditemukan beberapa obat yang dapat mengurangi respons imun tubuh. Dengan demikian, pasien yang menerima transplantasi organ dapat terhindar dari penolakan organ dan mengalami penyakit autoimun dapat dikurangi. Selain itu, imunosupresi juga digunakan dalam pengobatan kanker dan penyakit lainnya yang terkait dengan imunitas yang tidak terkendali.

Contoh penggunaan imunosupresi dalam kalimat yang alami adalah: "Dokter merekomendasikan penggunaan obat imunosupresif kepada pasien yang menerima transplantasi hati untuk mengurangi risiko penolakan organ." Atau, "Penderita penyakit lupus dapat menggunakan obat imunosupresif untuk mengurangi gejala penyakit tersebut." Dengan demikian, imunosupresi menjadi salah satu konsep yang sangat penting dalam bidang kedokteran modern.

Imunosupresi juga memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern. Banyak orang yang menderita penyakit autoimun dan harus mengonsumsi obat imunosupresif untuk mengurangi gejala penyakit tersebut. Selain itu, imunosupresi juga digunakan dalam penelitian ilmiah untuk memahami lebih lanjut tentang imunitas tubuh dan cara mengurangi respons imun yang tidak diinginkan. Dengan demikian, imunosupresi menjadi salah satu konsep yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern.