Arti Kata "ijmal" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "ijmal" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

ijmal

ij·mal 1 n ringkasan; ikhtisar; 2 a (secara) umum, tidak terinci: inilah makna ayat 101 Surah Albaqarah secara --;
meng·ij·mal·kan v meringkaskan; mengikhtisarkan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "ijmal"

📝 Contoh Penggunaan kata "ijmal" dalam Kalimat

1.Pengajar mengajarkan konsep dasar fisika dengan cara ijmal, agar murid dapat memahami secara cepat.
2.Dalam laporan tahunan perusahaan, dijelaskan bahwa hasil kegiatan bisnis dapat diijmal menjadi satu grafik yang mudah dipahami.
3.Buku sastra tersebut berlatar belakang sejarah yang kompleks, namun pengarang mampu mengijmal kejadian dengan cara yang menarik.
4.Dalam kuliah filsafat, dosen menjelaskan bahwa konsep kebebasan dapat diijmal menjadi tiga poin utama.
5.Direktur perusahaan meminta tim untuk mengijmal laporan keuangan dalam bentuk presentasi yang singkat dan efektif.

📚 Artikel terkait kata "ijmal"

Mengenal Kata 'ijmal' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "ijmal" - Meringkaskan Makna yang Penting

Kata "ijmal" dalam bahasa Indonesia memiliki makna yang sangat penting dalam konteks komunikasi dan penulisan. Secara resmi, kata ini memiliki dua arti: sebagai kata benda, "ijmal" berarti ringkasan atau ikhtisar, sedangkan sebagai kata kerja, "ijmal" berarti meringkaskan atau mengikhtisarkan. Konsep ini telah ada sejak zaman kuno, ketika para pengajar dan penulis menggunakan kata ini untuk menyampaikan informasi yang akurat dan efektif. Dalam konteks sejarah, kata "ijmal" digunakan untuk menyajikan materi ajar yang cukup kompleks dalam bentuk yang lebih sederhana. Misalnya, ketika para ulama menggambarkan makna ayat-ayat suci Al-Qur'an, mereka sering menggunakan kata "ijmal" untuk menggambarkan esensi yang paling penting. Dengan demikian, para pendengar dapat memahami isi pesan tanpa harus membaca teks yang panjang dan rumit. Contoh penggunaan kata "ijmal" dalam kalimat yang alami adalah sebagai berikut: * "Buku ini mengandung ringkasan tentang sejarah Indonesia yang sangat akurat." (di sini, kata "ijmal" berarti ringkasan) * "Dia meringkaskan isi pesan dari pengajar untuk memudahkan pemahaman." (di sini, kata "ijmal" berarti meringkaskan) Dalam kehidupan sehari-hari, kata "ijmal" sangat relevan dalam beberapa konteks. Misalnya, dalam dunia bisnis, kata ini digunakan untuk menyajikan laporan keuangan yang kompleks dalam bentuk yang lebih sederhana. Dalam dunia pendidikan, kata ini digunakan untuk menyajikan materi ajar yang cukup kompleks dalam bentuk yang lebih mudah dipahami. Dalam budaya Indonesia modern, kata "ijmal" juga digunakan dalam komunikasi sehari-hari untuk menyampaikan informasi yang akurat dan efektif. Dengan demikian, dapat dilihat bahwa kata "ijmal" memiliki peran yang sangat penting dalam berbagai konteks. Dengan memahami makna dan fungsi kata ini, kita dapat meningkatkan kemampuan komunikasi dan penulisan kita.