Arti Kata "iftitah" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "iftitah" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

iftitah

if·ti·tah Ar n permulaan; pembukaan: doa --

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "iftitah"

πŸ“ Contoh Penggunaan kata "iftitah" dalam Kalimat

1.Pada hari itu, imam memulai shalat dengan membaca doa iftitah.
2.Di sekolah, guru meminta peserta didik untuk membaca doa iftitah sebelum pelajaran dimulai.
3.Pada acara pernikahan, istri mengucapkan doa iftitah untuk memohon berkah bagi pasangan muda.
4.Di masjid, umat Islam berdoa dengan membaca doa iftitah setelah memasuki tempat shalat.
5.Pada acara upacara pembukaan, narasumber membaca doa iftitah sebelum memulai penyampaian materi.

πŸ“š Artikel terkait kata "iftitah"

Mengenal Kata 'iftitah' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Iftitah" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "iftitah" memiliki makna yang sangat khusus dan terkait erat dengan kehidupan beragama. Dalam bahasa Indonesia, "iftitah" memiliki arti resmi sebagai 'if·ti·tah Ar n permulaan; pembukaan: doa --'. Istilah ini berasal dari bahasa Arab dan merupakan bagian dari tradisi keagamaan Islam. Dalam konteks historis, iftitah sering digunakan sebagai permulaan doa atau shalat, dengan harapan dapat memulai hari dengan kebaikan dan kesucian. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "iftitah" masih digunakan dalam beberapa konteks. Contohnya, di Indonesia, iftitah sering digunakan sebagai permulaan acara penting, seperti pernikahan atau acara keagamaan. Misalkan, seorang pria mengatakan "Aku ingin memulai pernikahanku dengan iftitah, semoga hari ini menjadi hari yang indah dan bahagia." Dengan demikian, iftitah menjadi simbol permulaan yang baik dan suci. Selain itu, iftitah juga digunakan dalam konteks kegiatan sehari-hari, seperti "Saya ingin memulai hari ini dengan iftitah, semoga dapat menyelesaikan tugas-tugas dengan baik." Kata "iftitah" memiliki relevansi yang kuat dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam budaya Indonesia modern. Dalam beberapa tahun terakhir, ada tren yang meningkatkan penggunaan istilah keagamaan dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia semakin peduli dengan aspek keagamaan dan spiritual. Dengan demikian, kata "iftitah" menjadi simbol dari keinginan untuk memulai hari dengan kebaikan dan kesucian.