Arti Kata "hubungan keluarga" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "hubungan keluarga" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

hubungan keluarga

hu.bung.an keluarga hubungan di antara dua individu atau lebih karena pertalian darah

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "hubungan keluarga"

📝 Contoh Penggunaan kata "hubungan keluarga" dalam Kalimat

1.hubungan keluarga yang erat antara ayah dan ibu sangat penting bagi perkembangan anak.
2.Pertemuan keluarga yang meriah disambut dengan antusias oleh semua anggota keluarga.
3.Sebagai seorang anak yang baik, dia harus menghormati dan hormat kepada hubungan keluarga.
4.Dalam budaya Indonesia, hubungan keluarga sangat dihormati dan dianggap penting.
5.Pada acara pernikahan, hubungan keluarga antara suami dan istri menjadi sangat dekat dan harmonis.

📚 Artikel terkait kata "hubungan keluarga"

Mengenal Kata 'hubungan keluarga' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Hubungan Keluarga" - Inspirasi dan Motivasi

Dalam bahasa Indonesia, hubungan keluarga memiliki makna yang sangat penting dan umum. Secara resmi, hubungan keluarga diartikan sebagai hubungan di antara dua individu atau lebih karena pertalian darah. Makna ini telah ada sejak zaman dulu, ketika konsep keluarga masih dianggap sebagai struktur sosial yang sangat penting dalam masyarakat. Dalam konteks historis, hubungan keluarga dianggap sebagai faktor utama dalam membentuk identitas danstatus seseorang dalam masyarakat. Dalam kehidupan sehari-hari, hubungan keluarga sangat berpengaruh dalam membentuk perilaku dan nilai-nilai seseorang. Contohnya, seorang anak yang diakui sebagai bagian dari keluarga akan cenderung mengikuti nilai-nilai dan norma keluarganya. Misalnya, seorang anak yang tumbuh dalam keluarga yang sangat religius akan cenderung memiliki nilai-nilai yang sama dan mengikuti tradisi keluarga tersebut. Begitu juga dengan hubungan hubungan keluarga antara pasangan suami-istri, yang dapat mempengaruhi keputusan dan perilaku mereka dalam kehidupan sehari-hari. Dalam budaya Indonesia modern, hubungan keluarga masih dianggap sangat penting. Banyak orang Indonesia yang masih memprioritaskan hubungan keluarga dalam kehidupan sehari-hari. Mereka cenderung menghabiskan waktu dengan keluarga, seperti mengadakan reuni keluarga atau menghadiri acara-acara keluarga. Bahkan, hubungan keluarga juga dapat mempengaruhi keputusan karir dan pendidikan seseorang. Dalam beberapa kasus, orang Indonesia yang memiliki hubungan keluarga yang baik dengan keluarganya akan lebih mudah mendapatkan kesempatan karir dan pendidikan yang baik.