Arti Kata "holisme" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "holisme" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

holisme

ho·lis·me n cara pendekatan thd suatu masalah atau gejala, dng memandang masalah atau gejala itu sbg suatu kesatuan yg utuh

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "holisme"

📝 Contoh Penggunaan kata "holisme" dalam Kalimat

1.Dalam pengembangan sistem kesehatan, dokter harus mengaplikasikan holisme untuk memahami penyakit secara menyeluruh.
2.Para filsuf modern mendorong adanya holisme dalam pemikiran mereka untuk melihat dunia dengan cara yang lebih komprehensif.
3.Pendidikan holistik di sekolah dapat membantu siswa mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan integratif.
4.Dalam konteks agama, holisme digunakan untuk menggambarkan hubungan timbal balik antara manusia dan Tuhan yang utuh dan harmonis.
5.Doktor menganjurkan pasien untuk mengaplikasikan holisme dalam kehidupan sehari-hari dengan memelihara keseimbangan antara tubuh, pikiran, dan jiwa.

📚 Artikel terkait kata "holisme"

Mengenal Kata 'holisme' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Holisme" - Inspirasi dan Motivasi

Sejarah dan Konsep Holisme

Kata "holisme" berasal dari bahasa Inggris yang berarti "cara pendekatan terhadap suatu masalah atau gejala dengan memandangnya sebagai suatu kesatuan yang utuh". Konsep holisme telah ada sejak lama, terutama dalam bidang filsafat dan ilmu pengetahuan. Pada abad ke-19, ilmuwan seperti Hermann von Helmholtz dan Ernst Mach mulai mengembangkan teori holisme dalam bidang fisika dan biologi. Mereka berpendapat bahwa sistem biologis dan fisik dapat dipahami dengan memandangnya sebagai suatu keseluruhan yang utuh, bukan hanya sebagai bagian-bagian yang terpisah.

Penggunaan Holisme dalam Kehidupan Sehari-Hari

Dalam kehidupan sehari-hari, kita bisa melihat penggunaan kata "holisme" dalam berbagai konteks. Misalnya, "Masyarakat Indonesia harus menerapkan holisme dalam mengelola sumber daya alam, sehingga keberlanjutan lingkungan dapat terjamin." Atau, "Dalam menghadapi masalah sosial, kita harus menggunakan pendekatan holisme, yaitu memandang masalah sebagai suatu keseluruhan yang utuh, bukan hanya sebagai masalah-masalah kecil yang terpisah." Dalam dunia kesehatan, kata ini juga digunakan untuk menjelaskan bahwa tubuh manusia adalah suatu sistem yang kompleks dan interkoneksi, sehingga perlu dipahami dalam konteks yang lebih luas.

Relevansi Holisme dalam Budaya Indonesia

Dalam budaya Indonesia, konsep holisme sudah ada sejak lama. Masyarakat Indonesia selalu mementingkan keseluruhan dan keutuhan, bukan hanya kepentingan individu. Hal ini terlihat dalam tradisi-tradisi adat istiadat yang masih dipelihara hingga saat ini, seperti gotong royong dan silaturahmi. Dalam budaya Indonesia, holisme juga tercermin dalam filosofi "gotong royong" yang menekankan pentingnya kerja sama dan kebersamaan dalam mencapai tujuan yang lebih baik. Oleh karena itu, kata "holisme" memiliki makna yang sangat relevan dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern.