Arti Kata "histeria" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "histeria" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

histeria

his·te·ria /histéria/ n Psi gangguan pd gerak-gerik jiwa dan rasa dng gejala luapan emosi yg sering tidak terkendali spt tiba-tiba berteriak-teriak, menangis, tertawa, mati rasa, lumpuh, dan berjalan dl keadaan sedang tidur

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "histeria"

📝 Contoh Penggunaan kata "histeria" dalam Kalimat

1.Kami harus menghadapi situasi darurat yang dapat menyebabkan histeria di kalangan masyarakat.
2.Dalam penelitian psikologi, histeria seringkali dianggap sebagai gejala dari gangguan mental.
3.Di sekolah, guru harus berhati-hati agar murid-murid tidak terkena histeria akibat kejadian mengejutkan.
4.histeria yang dialami oleh ibu tidak perlu dianggap sebagai masalah kecil, karena dampaknya dapat sangat besar.
5.Ketika melihat film horor, banyak orang yang mengalami histeria karena takut atau terkejut.

📚 Artikel terkait kata "histeria"

Mengenal Kata 'histeria' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Histeria" - Gejala Luapan Emosi yang Wajib Diketahui

Asal Usul dan Makna Umum

Histeria adalah kata yang sering digunakan untuk menggambarkan gejala luapan emosi yang tidak terkendali. Namun, apakah Anda tahu asal usul kata ini? Histeria berasal dari bahasa Yunani, yaitu "hystera," yang berarti "rahim." Dalam konteks historis, histeria dianggap sebagai gejala yang terkait dengan gangguan pada sistem reproduksi wanita. Namun, sekarang kita tahu bahwa histeria bukan hanya terkait dengan wanita, melainkan juga dapat dialami oleh pria dan wanita sama-sama.

Penggunaan Kata "Histeria" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Histeria seringkali digunakan untuk menggambarkan gejala luapan emosi yang tidak terkendali, seperti tiba-tiba berteriak-teriak, menangis, tertawa, mati rasa, lumpuh, dan berjalan dalam keadaan sedang tidur. Contoh penggunaan kata histeria dalam kalimat yang alami adalah: "Ia mengalami histeria saat mendengar berita tentang kecelakaan yang terjadi di dekat rumahnya." Atau, "Dia mengalami histeria karena terlalu banyak beban pikiran yang harus dipikulnya." Dengan demikian, kita dapat melihat bahwa histeria bukan hanya terkait dengan gejala fisik, melainkan juga dapat terkait dengan keadaan emosi.

Relevansi Histeria dalam Kehidupan Sehari-Hari

Histeria merupakan gejala yang umum dialami oleh banyak orang, terutama dalam situasi stres atau trauma. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk mengenali dan mengerti gejala histeria agar dapat memberikan bantuan yang tepat kepada orang yang mengalaminya. Dalam kehidupan sehari-hari, kita dapat mengenali gejala histeria dengan melihat perilaku seseorang yang tidak terkendali, seperti berteriak-teriak atau menangis tidak terkendali. Dengan demikian, kita dapat memberikan bantuan yang tepat dan membantu seseorang untuk mengatasi gejala histeria.