Arti Kata "hiperplasia" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "hiperplasia" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

hiperplasia

hi·per·pla·sia n perkembangan yg tidak normal dl unsur yg membentuk suatu bagian (msl sel-sel suatu jaringan)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "hiperplasia"

📝 Contoh Penggunaan kata "hiperplasia" dalam Kalimat

1.Penelitian menunjukkan bahwa hiperplasia jaringan otot dapat menyebabkan kelemahan otot.
2.Kondisi hiperplasia pada kelenjar tiroid memerlukan perawatan medis yang tepat.
3.Ibu saya mengalami hiperplasia pada sel-sel payudara dan harus menjalani operasi.
4.Ahli bedah mengatakan bahwa hiperplasia pada jaringan otot dapat menyebabkan kesulitan bernapas.
5.Kesehatan yang buruk dapat menyebabkan hiperplasia pada sel-sel tubuh dan membuat kita lebih rentan terhadap penyakit.

📚 Artikel terkait kata "hiperplasia"

Mengenal Kata 'hiperplasia' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Hiperplasia" - Pengertian dan Fungsi dalam Kedokteran

Hiperplasia adalah istilah kedokteran yang mengacu pada perkembangan yang tidak normal dalam unsur tertentu, seperti sel-sel dalam jaringan. Istilah ini pertama kali diperkenalkan pada abad ke-19 dan telah menjadi konsep penting dalam ilmu kedokteran. Dalam konteks sehari-hari, hiperplasia seringkali digunakan untuk menggambarkan kondisi tubuh yang tidak normal, seperti pertumbuhan jaringan atau sel yang tidak terkendali.

Contoh Penggunaan Kata Hiperplasia dalam Kalimat

Hiperplasia dapat terjadi pada berbagai jenis jaringan tubuh, seperti ginjal, hati, atau paru-paru. Contohnya, pada kasus hiperplasia ginjal, sel-sel ginjal tumbuh secara tidak normal dan dapat menyebabkan penumpukan cairan dalam tubuh. Dalam kasus lain, hiperplasia pada sel-sel kulit dapat menyebabkan pertumbuhan benjolan atau bintik-bintik yang tidak normal. Oleh karena itu, penting untuk segera menjalani pemeriksaan medis jika Anda mengalami gejala-gejala yang tidak normal.

Relevansi Hiperplasia dalam Kehidupan Sehari-Hari

Hiperplasia dapat mempengaruhi kesehatan seseorang dan memerlukan perawatan medis yang tepat. Dalam beberapa kasus, hiperplasia dapat terjadi karena faktor lingkungan atau genetik, sehingga penting untuk mengambil langkah-langkah pencegahan untuk mengurangi risiko terjadinya kondisi ini. Dalam budaya Indonesia modern, hiperplasia seringkali dianggap sebagai kondisi yang tidak biasa, tetapi sebenarnya adalah suatu kondisi yang umum dan dapat diatasi dengan perawatan medis yang tepat.