Arti Kata "kolok" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "kolok" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

kolok

1ko·lok ? kuluk

2ko·lok Jk a manja (untuk anak-anak);
ko·lok·an a manja sekali (senang disanjung, dipuji-puji, dsb)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "kolok"

📝 Contoh Penggunaan kata "kolok" dalam Kalimat

1.Ibu sangat senang ketika anak-anaknya menjadi kolok.
2.Keluarga kami sangat kaya sehingga tidak perlu mengeluh tentang kekurangan, kami adalah keluarga yang kolok.
3.Pendapat tersebut terlalu subjektif dan berdasarkan pribadi, bukan fakta, sehingga tidak dapat digunakan sebagai referensi ilmiah yang kolok.
4.Sangatlah menyenangkan melihat anak-anak berlari dan bermain di taman, mereka sangat kolok.
5.Mereka adalah pasangan yang sangat kolok, mereka selalu berbagi dan mendukung satu sama lain.

📚 Artikel terkait kata "kolok"

Mengenal Kata 'kolok' - Inspirasi dan Motivasi

Kata Kolok: Makna, Contoh, dan Relevansi dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata **kolok** memiliki makna yang unik dalam bahasa Indonesia. Secara resmi, arti dari kata ini adalah "1ko·lok ? kuluk | 2ko·lok Jk a manja (untuk anak-anak); ko·lok·an a manja sekali (senang disanjung, dipuji-puji, dsb)". Kata ini memiliki sejarah panjang di dalam bahasa Indonesia, dengan penggunaan yang beragam dalam konteks sosial dan budaya.

Sejarah dan Konteks Sosial Kata Kolok

Dalam kehidupan sehari-hari, kata **kolok** sering digunakan untuk menggambarkan seseorang yang senang disanjung, dipuji-puji, atau mendapat perhatian yang berlebihan. Contoh penggunaan kata ini dapat dilihat dalam kalimat seperti: "Dia sangat **kolok** saat mendapat hadiah dari orang tuanya". Atau, "Dia terlalu **kolok** dengan prestasinya yang baik di sekolah". Dalam konteks ini, kata **kolok** digunakan untuk menggambarkan seseorang yang memiliki sifat manja atau meminta perhatian yang berlebihan.

Penggunaan Kata Kolok dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata **kolok** juga dapat digunakan dalam konteks lain, seperti dalam bahasa sehari-hari. Contohnya, "Saya tidak ingin terlihat **kolok** saat meminta bantuan orang lain". Atau, "Dia terlihat sangat **kolok** saat berada di hadapan banyak orang". Dalam contoh-contoh ini, kata **kolok** digunakan untuk menggambarkan seseorang yang memiliki sifat yang berlebihan atau tidak biasa.

Relevansi Kata Kolok dalam Budaya Indonesia Modern

Dalam budaya Indonesia modern, kata **kolok** memiliki relevansi yang penting. Dalam era digital, seseorang dapat dengan mudah mendapat perhatian yang berlebihan melalui media sosial. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memahami makna dan konteks penggunaan kata **kolok** agar dapat menggunakan kata ini dengan tepat dan tidak salah paham.

Kata yang Mirip

kolokasi, kolokium