Arti Kata "hilau" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "hilau" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

hilau

hi·lau Mk v, ber·hi·lau v 1 menari-nari beramai-ramai (di dekat harimau atau buaya yg tertangkap mati dsb); 2 meratapi orang mati dsb;
ber·hi·lau-hi·lau v berhilau

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "hilau"

📝 Contoh Penggunaan kata "hilau" dalam Kalimat

1.Para penari tradisional di kebun binatang berhilau di depan harimau yang tertangkap mati.
2.Mereka berhilau mengenang korban tewas dalam kecelakaan lalu lintas hari ini.
3.Para pelajar di sekolah menari beramai-ramai, membuat suara berhilau yang riuh.
4.Mereka berhilau-hilau mengenang kejadian tragedi di tahun lalu.
5.Rakyat di desa berhilau sambil mengenang pahlawan yang telah gugur dalam perang.

📚 Artikel terkait kata "hilau"

Mengenal Kata 'hilau' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "hilau" - Tradisi Berbahagia dan Menyayangkan

Kata "hilau" memiliki makna yang unik dalam bahasa Indonesia. Dalam konteks historis, kata ini berkaitan dengan tradisi berbahagia dan menyayangkan. Pada masa lalu, masyarakat Indonesia sering melakukan hilau untuk menghormati jenazah yang telah meninggal. Mereka melakukan hilau dengan menari-nari beramai-ramai di sekitar jenazah sebagai tanda peringatan dan penghormatan. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "hilau" masih digunakan dalam konteks yang berbeda. Misalnya, "Anak-anak hilau-hilau di lapangan karena merasa bahagia dengan keberhasilan orang tua mereka." Atau, "Keluarga hilau di rumah karena kehilangan anggota keluarga yang dikasihi." Dalam kedua contoh ini, kata "hilau" digunakan untuk menggambarkan suasana bahagia dan menyayangkan. Dalam budaya Indonesia modern, kata "hilau" masih memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, dalam suatu upacara pernikahan, masyarakat sering melakukan hilau sebagai bentuk penghormatan kepada orang tua mempelai. Selain itu, kata "hilau" juga digunakan dalam konteks kegiatan komunitas, seperti hilau-hilau di lapangan sebagai bentuk kegiatan olahraga dan sosial.

Penggunaan Kata "hilau" dalam Berbagai Konteks

Kata "hilau" memiliki kemampuan untuk digunakan dalam berbagai konteks, mulai dari tradisi berbahagia hingga menyayangkan. Dalam kehidupan sehari-hari, kata ini dapat digunakan untuk menggambarkan suasana bahagia, menyayangkan, atau bahkan sebagai bentuk penghormatan kepada orang lain. Dengan demikian, kata "hilau" masih memiliki relevansi dalam budaya Indonesia modern.

Relevansi Kata "hilau" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "hilau" masih digunakan dalam berbagai konteks dalam kehidupan sehari-hari. Dalam upacara pernikahan, hilau digunakan sebagai bentuk penghormatan kepada orang tua mempelai. Selain itu, kata "hilau" juga digunakan dalam kegiatan komunitas, seperti hilau-hilau di lapangan sebagai bentuk kegiatan olahraga dan sosial. Dengan demikian, kata "hilau" masih memiliki peran penting dalam kehidupan sehari-hari.