Arti Kata "hematofobia" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "hematofobia" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

hematofobia

he·ma·to·fo·bia /hématofobia/ n Psi ketakutan yg berlebihan dan tidak normal thd darah

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "hematofobia"

📝 Contoh Penggunaan kata "hematofobia" dalam Kalimat

1.Dokter mengatakan bahwa penderita skizofrenia cenderung mengalami hematofoia yang parah.
2.Dia memiliki hematofoia yang sangat kuat dan tidak bisa melihat darah tanpa merasa mual.
3.Dalam sejarah medis, hematofoia telah digunakan sebagai istilah untuk menggambarkan ketakutan berlebihan terhadap darah.
4.Dokter mengatakan bahwa anak itu memiliki hematofoia yang parah dan perlu dilakukan pengobatan yang tepat.
5.Dalam novel itu, tokoh utama menderita hematofoia yang sangat parah dan tidak bisa melihat darah tanpa kehilangan kesadaran.

📚 Artikel terkait kata "hematofobia"

Mengenal Kata 'hematofobia' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Hematofobia" - Ketakutan yang Tak Kunjung Berlalu

Kata hematofobia merupakan istilah medis yang digunakan untuk menggambarkan ketakutan yang berlebihan dan tidak normal terhadap darah. Istilah ini telah ada sejak lama dan berkembang di lingkungan medis dan psikologis. Ketakutan terhadap darah bukanlah hal yang aneh, tetapi ketakutan yang berlebihan dan tidak normal dapat menyebabkan keterganggan dalam kehidupan sehari-hari. Berikut beberapa contoh penggunaan kata hematofobia dalam kalimat yang alami: "Saya memiliki hematofobia yang parah, sehingga saya tidak pernah bisa menonton film yang berhubungan dengan darah." "Psikolog saya mengatakan bahwa saya mungkin memiliki hematofobia yang terkait dengan pengalaman trauma masa lalu." "Orang lain mungkin tidak mengerti mengapa saya takut bermain dengan mainan yang memiliki darah, tetapi saya memiliki hematofobia yang sangat kuat." Hematofobia juga memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari atau budaya Indonesia modern. Misalnya, ketakutan terhadap darah dapat membuat seseorang tidak mau berdonor darah atau tidak mau menonton film yang berhubungan dengan darah. Dalam beberapa kasus, hematofobia dapat menyebabkan ketergantungan pada obat-obatan atau perilaku yang tidak sehat. Oleh karena itu, penting untuk mengenali dan mengatasi hematofobia agar tidak mengganggu kehidupan sehari-hari.