Arti Kata "gelagah" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "gelagah" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

gelagah

ge·la·gah n rumput yg tingginya dapat mencapai 2 m, batangnya beruas-ruas; Sacharum spontaneum;
-- perumpung gelagah yg biasa hidup di tepi sungai; Eulia japonica

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "gelagah"

📝 Contoh Penggunaan kata "gelagah" dalam Kalimat

1.Saat melintas di hutan, saya melihat banyak pohon dibatasi oleh tanaman gelagah yang tinggi.
2.Pada musim kemarau, tanaman gelagah di tepi sungai menjadi habitat bagi berbagai jenis serangga.
3.Dalam kegiatan penelitian, kami menggunakan contoh tanaman gelagah sebagai subjek untuk studi ekologi.
4.Di pedesaan, masyarakat sering menggunakan tanaman gelagah sebagai bahan obat tradisional.
5.Pada cerita rakyat, pohon gelagah digambarkan sebagai tempat persembunyian bagi hewan mitos.

📚 Artikel terkait kata "gelagah"

Mengenal Kata 'gelagah' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "gelagah" - Inspirasi dari Alam

Kata "gelagah" seringkali tidak diketahui maknanya oleh banyak orang. Namun, dalam bahasa Indonesia, gelagah memiliki arti yang lebih luas dan menarik. Gelagah adalah jenis rumput yang tingginya dapat mencapai 2 meter, dengan batang yang beruas-ruas. Ini adalah Salah satu contoh tanaman yang tumbuh dengan cepat dan dapat menyesuaikan diri dengan lingkungan sekitarnya.

Penggunaan Gelagah dalam Kalimat

Gelagah seringkali digunakan dalam konteks alam dan lingkungan. Misalnya, "Hutan gelagah tumbuh dengan subur di tepi sungai". Dalam kalimat ini, gelagah digunakan untuk menggambarkan jenis tanaman yang tumbuh di tempat tertentu. Selain itu, "Perumpung gelagah biasa hidup di tepi sungai" juga menggunakan kata gelagah untuk menggambarkan sifat perumpung yang hidup di tempat yang berbeda.

Relevansi Gelagah dalam Kehidupan Sehari-Hari

Gelagah juga memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern. Misalnya, "Rumput gelagah dapat digunakan sebagai bahan obat tradisional". Dalam konteks ini, gelagah digunakan sebagai sumber bahan yang dapat digunakan untuk keperluan kesehatan. Selain itu, "Gelagah juga dapat digunakan sebagai bahan pembuat pagar" menunjukkan bahwa gelagah memiliki nilai tambah dan dapat digunakan dalam berbagai kegiatan sehari-hari.