Arti Kata "garis isoseismik" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "garis isoseismik" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

garis isoseismik

istilah geografi dan geologi garis yang menghubungkan titik intensitas gempa yang sama; garis lengkung tertutup di sekeliling episentrum

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "garis isoseismik"

📝 Contoh Penggunaan kata "garis isoseismik" dalam Kalimat

1.Dalam survei gempa, para ilmuwan menemukan garis isoseismik yang menghubungkan wilayah yang merasakan getaran kuat.
2.Tim peneliti memplotkan garis isoseismik untuk memahami pola perambatan gelombang gempa di wilayah tersebut.
3.garis isoseismik yang terbentuk di sekitar episentrum gempa menunjukkan bahwa gempa memiliki intensitas yang relatif sama.
4.Saat mempelajari geologi, mahasiswa diwajibkan untuk mengenali garis isoseismik dan cara membaca peta gempa.
5.Para ahli seismologi menggunakan garis isoseismik untuk memprediksi dampak gempa bumi yang akan terjadi di masa depan.

📚 Artikel terkait kata "garis isoseismik"

Mengenal Kata 'garis isoseismik' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Garis Isoseismik" dalam Geografi dan Geologi

Apakah Itu Garis Isoseismik?

Garis isoseismik adalah istilah geografi dan geologi yang mengacu pada garis yang menghubungkan titik intensitas gempa yang sama. Garis ini terbentuk di sekitar episentrum, atau titik pusat gempa bumi. Konsep ini penting dalam memahami distribusi intensitas gempa dan risiko kerusakan akibat gempa bumi.

Contoh Penggunaan Garis Isoseismik dalam Kalimat

Dalam studi geologi, para peneliti menggunakan garis isoseismik untuk memetakan intensitas gempa bumi yang terjadi di daerah tertentu. Misalnya, "Dalam peta seismik, garis isoseismik digunakan untuk menunjukkan zona yang rentan terhadap gempa bumi intensitas VII." Atau, "Penggunaan garis isoseismik dalam analisis gempa bumi dapat membantu memprediksi zona yang berpotensi mengalami kerusakan akibat gempa."

Relevansi Garis Isoseismik dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata garis isoseismik juga memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam bidang mitigasi bencana. Dengan memahami konsep garis isoseismik, masyarakat dapat lebih siap menghadapi potensi gempa bumi dan mengambil langkah-langkah preventif untuk mengurangi dampak kerusakan. Selain itu, pengetahuan tentang garis isoseismik juga dapat membantu dalam perencanaan kota yang lebih aman dan tangguh.