Arti Kata "garis isogonik" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "garis isogonik" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

garis isogonik

garis pada peta yang ditarik melalui semua tempat yang mempunyai deklinasi kompas

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "garis isogonik"

📝 Contoh Penggunaan kata "garis isogonik" dalam Kalimat

1.Peta yang dibuat oleh pengemudi untuk mengetahui arah garis isogonik sangat membantu dalam perjalanan.
2.Dalam peta topografi, garis isogonik digunakan untuk menunjukkan arah yang dapat diandalkan.
3.Navigator harus memahami makna garis isogonik agar dapat menavigasi dengan benar.
4.Pada saat berwisata ke hutan, jangan lupa membawa peta yang mencakup garis isogonik untuk menghindari tersesat.
5.garis isogonik sangat penting dalam geodesi, karena dapat membantu menentukan posisi geografis suatu lokasi.

📚 Artikel terkait kata "garis isogonik"

Mengenal Kata 'garis isogonik' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Garis Isogonik" - Konsep Penting dalam Kartografi

Garis isogonik adalah konsep penting dalam kartografi yang menjelaskan tentang garis pada peta yang ditarik melalui semua tempat yang mempunyai deklinasi kompas. Deklinasi kompas adalah perbedaan antara arah magnet dan arah geografis, yang dapat dipengaruhi oleh medan magnet Bumi. Garis isogonik ini sangat penting dalam kartografi karena dapat membantu para kartografer dalam menciptakan peta yang akurat dan dapat diandalkan.

Contoh Penggunaan Garis Isogonik

Garis isogonik seringkali digunakan dalam berbagai situasi, seperti dalam navigasi laut dan udara. Misalnya, seorang pilot harus mengakui bahwa garis isogonik dapat membantu mereka dalam mencari arah yang tepat saat terbang. Dengan memahami garis isogonik, pilot dapat menghindari kesalahan navigasi yang dapat berakibat fatal. Selain itu, garis isogonik juga digunakan dalam kartografi untuk memetakan medan magnet Bumi, yang dapat membantu dalam pencarian sumber daya alam atau penelitian geologi.

Relevansi Garis Isogonik dalam Kehidupan Sehari-Hari

Garis isogonik tidak hanya penting dalam kartografi, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, seorang petualang yang sedang berjalan di hutan harus memahami garis isogonik untuk mencari arah yang tepat. Dengan demikian, mereka dapat menghindari kesalahan navigasi yang dapat berakibat fatal. Selain itu, garis isogonik juga dapat digunakan dalam penelitian geologi untuk memetakan medan magnet Bumi, yang dapat membantu dalam pencarian sumber daya alam. Dengan demikian, garis isogonik memiliki relevansi yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern.