Arti Kata "farisi" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "farisi" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

farisi

fa·ri·si n penganut aliran agama Yahudi zaman dahulu yg terkenal sangat fanatik pd ajaran agama dan tradisi mereka

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "farisi"

📝 Contoh Penggunaan kata "farisi" dalam Kalimat

1.Penganut agama Yahudi zaman dahulu dikenal sebagai farisi yang sangat fanatik terhadap ajaran mereka.
2.Di kota tua Yerusalem, banyak yang menganggap farisi sebagai kelompok masyarakat yang paling taat.
3.Dalam sejarah agama Yahudi, farisi dikenal sebagai kelompok yang sangat konservatif dan tradisional.
4.Pada masa lalu, farisi dikenal sebagai kelompok masyarakat yang sangat menghargai tradisi dan adat istiadat.
5.Dalam konteks spiritual, farisi sering digunakan sebagai simbol ketegaran dan kekonsentrasi terhadap tujuan hidup.

📚 Artikel terkait kata "farisi"

Mengenal Kata 'farisi' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Farisi" - Penganut Aliran Agama Yahudi yang Fanatik

Pada zaman dahulu, masyarakat Yahudi memiliki beberapa aliran agama yang berbeda-beda. Salah satu aliran tersebut adalah Farisi, yang terkenal sangat fanatik terhadap ajaran agama dan tradisi mereka. Kata "farisi" merujuk pada penganut aliran ini, yang memiliki prinsip hidup yang sangat ketat dan konservatif.

Jenis Penganut yang Fanatik

Penganut Farisi dikenal memiliki penekanan yang sangat kuat pada mengikuti hukum dan tradisi agama. Mereka seringkali dianggap sebagai penganut yang sangat fanatik, karena mereka tidak mau membiarkan siapa pun yang tidak mengikuti prinsip-prinsip mereka. Peran ini dapat dilihat dalam penggunaan kata "farisi" dalam kalimat: "Masyarakat Yahudi pada zaman dahulu memiliki sekte fanatik yang disebut Farisi, yang menekankan pentingnya mengikuti hukum agama." Dalam konteks ini, kata "farisi" mengacu pada kelompok penganut yang memiliki prinsip hidup yang sangat ketat.

Relevansi dalam Kehidupan Sehari-hari

Bahkan dalam kehidupan sehari-hari, kata "farisi" masih memiliki relevansi. Dalam beberapa budaya, kata ini digunakan untuk menggambarkan seseorang yang terlalu fanatik atau keras kepala dalam mengikuti prinsip-prinsip mereka. Dalam kalimat, contoh penggunaan kata "farisi" dapat dilihat: "Dia tergolong dalam kategori Farisi, yang tidak mau mendengar pendapat lain." Dalam konteks ini, kata "farisi" mengacu pada sifat atau perilaku seseorang yang terlalu fanatik atau keras kepala.

Pengetahuan yang Lebih Luas

Dengan memahami makna kata "farisi", kita dapat memiliki pengetahuan yang lebih luas tentang sejarah dan budaya Yahudi. Selain itu, kita juga dapat memahami betapa pentingnya mengikuti prinsip-prinsip agama dan tradisi, serta cara menghadapi kesulitan dalam mengikuti prinsip-prinsip tersebut.