Arti Kata "eskatologis" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "eskatologis" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

eskatologis

es·ka·to·lo·gis /éskatologis/ a mengenai hal-hal terakhir, spt kematian, hari kiamat, kebangkitan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "eskatologis"

📝 Contoh Penggunaan kata "eskatologis" dalam Kalimat

1.Dalam pengajian Alkitab, pesan eskatologis sangat penting bagi umat percaya.
2.Puisi tersebut mengandung makna eskatologis yang dalam, membangkitkan perasaan penyesalan.
3.Dalam konteks agama, eskatologis mengacu pada konsep kebangkitan akhir zaman.
4.Ilmuwan meneliti makna eskatologis dalam teks-teks kuno untuk memahami sejarah.
5.Pengajar mengajarkan konsep eskatologis sebagai bagian dari ajaran agama.

📚 Artikel terkait kata "eskatologis"

Mengenal Kata 'eskatologis' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Eskatologis" - Membuka Wawasan Terhadap Akhir Masa

Kata "eskatologis" seringkali muncul dalam konteks agama atau filsafat, namun apa artinya sebenarnya? Dalam bahasa Indonesia, kata ini berasal dari kata Yunani "eschatos" yang berarti "akhir" atau "terakhir". Dalam konteks ini, eskatologis mengacu pada pengertian mengenai hal-hal terakhir, seperti kematian, hari kiamat, atau kebangkitan. Dalam sejarah, konsep eskatologis telah berkembang menjadi bagian penting dari berbagai agama dan filsafat. Misalnya, dalam Kekristenan, eskatologi berfokus pada pengertian akan masa depan akhir zaman, termasuk kebangkitan orang mati dan kedatangan Kristus. Sementara itu, dalam Islam, eskatologi berfokus pada pengertian akan hari kiamat dan kehidupan di akhirat. Eskatologis juga digunakan dalam konteks sosial dan budaya. Misalnya, dalam sebuah film yang menggambarkan kehidupan di akhir zaman, dapat diucapkan bahwa film tersebut memiliki unsur eskatologis yang kuat. Atau, dalam sebuah novel yang menggambarkan kisah keluarga yang menghadapi kematian, dapat diucapkan bahwa novel tersebut memiliki tema eskatologis yang mendalam. Dalam kehidupan sehari-hari, konsep eskatologis dapat memberikan inspirasi dan motivasi untuk kita. Dengan mengerti akan hal-hal terakhir, kita dapat lebih fokus pada apa yang benar-benar penting dalam hidup. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memahami konsep eskatologis dan bagaimana ia dapat membantu kita dalam menjalani hidup.