Arti Kata "erotisisme" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "erotisisme" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

erotisisme

ero·ti·sis·me /érotisisme/ n 1 keadaan bangkitnya nafsu berahi; 2 keinginan akan nafsu seks secara terus-menerus

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "erotisisme"

📝 Contoh Penggunaan kata "erotisisme" dalam Kalimat

1.Dalam pertemuan konseling, pasangan muda mengungkapkan masalah erotisisme yang mengganggu hubungan mereka.
2.Sebagai seorang guru, dia harus memahami dan mengatasi erotisisme dalam diri murid-muridnya yang belum dewasa.
3.Dalam sastra, novel tentang romantisme dan erotisisme telah menjadi bestseller dalam beberapa tahun terakhir.
4.Pengembangan program pendidikan seks harus melibatkan pembahasan tentang erotisisme dan keamanan seksual.
5.Dalam konteks sosial, kebebasan berekspresi dan penampilan erotisisme di media sosial telah menjadi topik perdebatan.

📚 Artikel terkait kata "erotisisme"

Mengenal Kata 'erotisisme' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Erotisisme" - Mengurai Konsep Sensual dalam Kehidupan

Kata erotisisme seringkali dihubungkan dengan konsep sensualitas dan keinginan seksual. Dalam arti resmi, erotisisme dapat diartikan sebagai keadaan bangkitnya nafsu berahi atau keinginan akan nafsu seks secara terus-menerus. Konsep ini telah ada sejak zaman kuno dan terus berkembang dalam berbagai budaya dan tradisi. Dalam sejarah, erotisisme seringkali dianggap sebagai salah satu aspek penting dalam kehidupan manusia. Dalam beberapa budaya, erotisisme dianggap sebagai sumber inspirasi kreatif dan kebebasan. Namun, dalam beberapa kasus, erotisisme juga dianggap sebagai hal yang tidak pantas atau tabu. Seiring dengan perkembangan zaman, erotisisme telah menjadi topik yang semakin banyak dibicarakan dan dipelajari dalam berbagai disiplin ilmu, seperti psikologi, sosiologi, dan antropologi. Berikut beberapa contoh penggunaan kata erotisisme dalam kalimat yang alami: - "Filsuf modern mengkritik konsep erotisisme yang telah ada sejak zaman kuno." - "Dalam beberapa budaya, erotisisme dianggap sebagai sumber inspirasi kreatif." - "Studi tentang erotisisme telah meningkatkan kesadaran akan pentingnya keseimbangan dalam kehidupan." Dalam kehidupan sehari-hari, erotisisme dapat dilihat dalam berbagai aspek, seperti dalam hubungan asmara, kebebasan seksual, dan konsep keindahan. Dalam budaya Indonesia modern, erotisisme telah menjadi topik yang semakin banyak dibicarakan dan dipelajari. Namun, perlu diingat bahwa erotisisme juga dapat dianggap sebagai hal yang sensitif dan perlu diatasi dengan hati-hati.