Arti Kata "epinurim" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "epinurim" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

epinurim

epi·nu·rim /épinurim/ n Dok jaringan ikat yg membungkus saraf perifer

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "epinurim"

📝 Contoh Penggunaan kata "epinurim" dalam Kalimat

1.Dalam pembedahan, dokter harus berhati-hati tidak untuk menyentuh ephinurim untuk menghindari kerusakan saraf.
2.Pada pemeriksaan MRI, dokter menemukan adanya perubahan pada ephinurim yang menyebabkan gejala nyeri pada pasien.
3.Ibu bapa harus membawa anaknya ke dokter jika anaknya mengalami cedera yang menyebabkan robeknya ephinurim.
4.Ephinurim yang hancur dapat menyebabkan gejala gangguan motorik pada korban luka.
5.Dalam ilmu bedah, ephinurim dianggap sebagai salah satu struktur yang paling rentan dan perlu perawatan yang tepat.

📚 Artikel terkait kata "epinurim"

Mengenal Kata 'epinurim' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "epinurim" - Inspirasi Dokter dan Ilmu Penyakit Saraf

Epinurim merupakan istilah yang digunakan dalam ilmu penyakit saraf untuk menggambarkan dok jaringan ikat yang membungkus saraf perifer. Kata ini memiliki akar dari bahasa Yunani, di mana "epi" berarti "di atas" atau "membungkus", sedangkan "nurim" berarti "dok jaringan ikat". Dalam konteks historis, pengetahuan tentang saraf dan jaringan ikat telah berkembang sejak zaman kuno, tetapi pengertian epinurim sendiri lebih terkait dengan bidang ilmu penyakit saraf modern. Dalam kehidupan sehari-hari, kita mungkin tidak terlalu familiar dengan kata epinurim, tetapi konsepnya sangat relevan dalam bidang medis. Misalnya, ketika seorang dokter mencoba untuk meng diagnose penyakit saraf, mereka mungkin akan memeriksa dok jaringan ikat yang membungkus saraf perifer untuk mencari tanda-tanda penyakit. "Dokter memeriksa epinurim pasien untuk mengetahui apakah ada tanda-tanda kerusakan saraf," ujar ahli neurologi. "Dengan demikian, mereka dapat merancang terapi yang tepat untuk mengobati penyakit." Dalam budaya Indonesia modern, epinurim juga memiliki implikasi penting dalam bidang kesehatan. Dengan pengetahuan yang lebih baik tentang saraf dan jaringan ikat, kita dapat mengembangkan terapi yang lebih efektif untuk mengobati penyakit saraf. Selain itu, pengetahuan tentang epinurim juga dapat membantu kita memahami lebih baik tentang cara kerja saraf dan jaringan ikat dalam tubuh kita. Dengan demikian, kita dapat menjaga kesehatan kita dengan lebih baik dan meningkatkan kualitas hidup.