Arti Kata "entropi" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "entropi" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

entropi

en·tro·pi /éntropi/ n Fis keseimbangan termodinamis, terutama mengenai perubahan energi yg hukumnya disebut hukum termodinamika kedua yg menyatakan bahwa semua energi hanya dapat berpindah dr tempat yg mengandung banyak energi ke tempat yg kurang mengandung energi

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "entropi"

📝 Contoh Penggunaan kata "entropi" dalam Kalimat

1.Dalam fisika, konsep entropi sangat penting untuk memahami keseimbangan termodinamis.
2.Kehidupan liar akan meningkatkan entropi lingkungan dengan cara mengubah struktur alami menjadi lebih rawan.
3.Sebagai ilmuwan, ia harus memahami hukum termodinamika kedua yang berbicara tentang entropi energi.
4.Dalam ekonomi, peningkatan entropi dianggap sebagai kehilangan efisiensi dalam pembangunan industri.
5.Keruntuhan struktur sosial dapat diukur dengan menggunakan konsep entropi sebagai indikator kestabilan masyarakat.

📚 Artikel terkait kata "entropi"

Mengenal Kata 'entropi' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Entropi" - Prinsip Fisika yang Mengubah Kehidupan

Makna Umum dan Konteks Historis

Entropi adalah kata yang mungkin asing bagi banyak orang, tetapi konsepnya sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari kita. Dalam fisika, entropi dijelaskan sebagai keseimbangan termodinamis yang mengenai perubahan energi. Menurut hukum termodinamika kedua, semua energi hanya dapat berpindah dari tempat yang mengandung banyak energi ke tempat yang kurang mengandung energi. Konsep ini pertama kali diusulkan oleh sosiolog dan ilmuwan Prancis, Antoine Augustin Cournot, pada tahun 1860-an.

Contoh Penggunaan Entropi dalam Kehidupan Sehari-Hari

Entropi bukan hanya terkait dengan teori fisika, tetapi juga memiliki implikasi dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, ketika kita membersihkan rumah, kita melakukan upaya untuk mengurangi entropi. Dengan demikian, kita dapat menciptakan lingkungan yang lebih teratur dan terorganisir. Begitu pula, ketika kita berusaha untuk menghemat energi, kita juga sedang berusaha untuk mengurangi entropi. Selain itu, konsep entropi juga terkait dengan ilmu lingkungan, di mana kita berusaha untuk mengurangi polusi dan menghemat sumber daya alam.

Relevansi Entropi dalam Kehidupan Sehari-Hari di Indonesia

Dalam kehidupan sehari-hari di Indonesia, konsep entropi sangat relevan. Misalnya, ketika kita berusaha untuk mengurangi polusi udara, kita sedang berusaha untuk mengurangi entropi. Dengan mengurangi emisi gas buang dan menghemat energi, kita dapat menciptakan lingkungan yang lebih seimbang dan lestari. Selain itu, konsep entropi juga terkait dengan ilmu lingkungan, di mana kita berusaha untuk mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan akibat aktivitas manusia. Dengan demikian, kita dapat menciptakan masa depan yang lebih baik dan lebih lestari bagi generasi mendatang.