Arti Kata "ensefalon" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "ensefalon" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

ensefalon

en·se·fa·lon /énséfalon/ n Dok otak bagian sumsum saraf pusat yg terdapat dl tengkorak

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "ensefalon"

📝 Contoh Penggunaan kata "ensefalon" dalam Kalimat

1.Dokter saraf meneliti encefalon pasien dengan gejala gangguan motorik.
2.Pengangkutan otak yang rusak memerlukan perawatan yang hati-hati untuk encefalon.
3.Dalam teori fisika, energi encefalon dianggap sebagai sumber daya terbarukan.
4.Dokter bedah neurologi memahami bahaya cedera encefalon pada pasien akibat kecelakaan.
5.Sistem encefalon merupakan otak yang mengendalikan seluruh aktivitas tubuh manusia.

📚 Artikel terkait kata "ensefalon"

Mengenal Kata 'ensefalon' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "ensefalon" - Dok Otak yang Penuh Misteri

Kata ensefalon mungkin belum familiar di telinga sebagian orang, tetapi sebenarnya memiliki makna yang sangat menarik. Dok ensefalon adalah bagian dari sumsum saraf pusat yang terdapat di tengkorak, dan memiliki peran penting dalam mengendalikan berbagai proses tubuh. Namun, sebelum kita mengenal lebih dalam mengenai dok ensefalon, mari kita lihat asal-usul kata ini. Pada awalnya, kata ensefalon berasal dari bahasa Yunani, yang artinya "otak". Kata ini kemudian digunakan dalam ilmu kedokteran untuk menggambarkan bagian otak yang paling penting. Dalam konteks ini, dok ensefalon menjadi pusat perhatian para ilmuwan dan dokter, karena memiliki peran penting dalam mengendalikan berbagai proses tubuh. Dalam kehidupan sehari-hari, kata ensefalon sering digunakan dalam konteks medis. Misalnya, "Hasil pemeriksaan MRI menunjukkan bahwa dok ensefalon pasien sudah mengalami kerusakan parah." Atau, "Dokter menyarankan pasien untuk melakukan operasi untuk mengobati kerusakan pada dok ensefalon." Dalam budaya Indonesia modern, kata ensefalon memiliki relevansi yang cukup penting. Dalam konteks ini, dok ensefalon diibaratkan sebagai pusat kecerdasan dan kemampuan. Oleh karena itu, banyak orang yang berusaha meningkatkan kemampuan otak mereka dengan cara berlatih otak, membaca buku, dan melakukan kegiatan yang membangun otak. Dengan cara ini, mereka berharap dapat meningkatkan kemampuan otak mereka dan menjadi lebih cerdas dan pintar.