Arti Kata "emper" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "emper" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

emper

em·per /émpér/ n 1 serambi (di samping, di muka, atau di belakang rumah atau bangunan); 2 atap tambahan yg bersambung pd rumah induk; sengkuap;
emp·er·an n emper

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "emper"

📝 Contoh Penggunaan kata "emper" dalam Kalimat

1.Pintu emper rumah itu harus dijaga dengan baik agar tidak terjadi pencurian.
2.Di samping rumahku ada sebuah emper yang terawat dengan baik.
3.Kita harus memperhatikan keamanan emper agar tidak terjadi kecelakaan.
4.Rumah lama itu memiliki emper yang sudah tua dan membutuhkan perbaikan.
5.Pengrajin kayu tersebut sangat ahli dalam membuat emper sederhana dan elegan.

📚 Artikel terkait kata "emper"

Mengenal Kata 'emper' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Emper" - Fungsi dan Relevansi dalam Arsitektur dan Bahasa

Kata "emper" memiliki makna yang kaya dalam bahasa Indonesia, terutama dalam konteks arsitektur dan konstruksi. Kata ini berasal dari bahasa Belanda, yaitu "emper", yang berarti serambi atau atap tambahan yang bersambung dengan rumah induk. Dalam sejarah, kata ini digunakan untuk menggambarkan struktur bangunan yang terletak di samping atau di belakang rumah atau bangunan lainnya. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "emper" masih digunakan untuk menggambarkan struktur bangunan yang memiliki fungsi tambahan. Misalnya, seseorang dapat berkata, "Rumah kami memiliki emper yang luas di samping, sehingga kami dapat menambahkan ruang tamu." Atau, "Desain rumah kami memiliki emper yang unik, berbentuk seperti atap yang melengkung." Kata ini juga dapat digunakan untuk menggambarkan struktur bangunan yang memiliki sengkuap atau atap tambahan yang bersambung dengan rumah induk. Kata "emper" tidak hanya memiliki fungsi dalam arsitektur, tetapi juga memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, seseorang dapat berkata, "Kami memilih rumah dengan emper yang luas karena kami ingin memiliki ruang tambahan untuk keluarga." Atau, "Desain rumah kami memiliki emper yang unik, sehingga kami dapat menambahkan nilai estetika pada rumah kami." Dalam budaya Indonesia modern, kata "emper" masih digunakan untuk menggambarkan struktur bangunan yang memiliki fungsi tambahan dan nilai estetika yang tinggi.