Arti Kata "dwifungsi" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "dwifungsi" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

dwifungsi

dwi·fung·si n fungsi ganda (rangkap): ternyata -- ini, sbg istri dan sbg wanita karier, dapat dijalaninya dng baik;
-- ABRI fungsi rangkap yg dijalankan ABRI pd masa Orde Baru, yaitu sbg kekuatan pertahanan dan keamanan dan sbg kekuatan sosial;
ber·dwi·fung·si v mempunyai dua fungsi; berfungsi rangkap

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "dwifungsi"

📝 Contoh Penggunaan kata "dwifungsi" dalam Kalimat

1.Dalam kehidupan sehari-hari, seorang ibu dapat menemukan dwifungsi sebagai ibu rumah tangga dan sebagai wanita karier yang sukses.
2.ABRI selama masa Orde Baru memiliki dwifungsi sebagai kekuatan pertahanan dan keamanan serta sebagai kekuatan sosial.
3.Sistem pemerintahan republik memiliki dwifungsi untuk menjalankan kekuasaan legislatif dan eksekutif.
4.Seorang mahasiswa yang juga bekerja paruh waktu memiliki dwifungsi sebagai pelajar dan sebagai pekerja.
5.Pemerintah perlu mempertimbangkan dwifungsi antara kepentingan ekonomi dan kepentingan sosial dalam membuat keputusan.

📚 Artikel terkait kata "dwifungsi"

Mengenal Kata 'dwifungsi' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "dwifungsi" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "dwifungsi" merupakan istilah yang digunakan untuk menggambarkan situasi atau keadaan yang memiliki dua fungsi atau tugas yang berbeda. Dalam konteks historis, kata ini sering digunakan untuk menggambarkan ABRI (Angkatan Bersenjata Republik Indonesia) yang memiliki dua fungsi, yaitu sebagai kekuatan pertahanan dan keamanan, serta sebagai kekuatan sosial. Dalam arti ini, ABRI bertindak sebagai pelindung negara dan juga sebagai agen pembangunan sosial. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "dwifungsi" dapat digunakan dalam berbagai konteks. Misalnya, seseorang dapat memiliki dua fungsi, yaitu sebagai istri dan sebagai wanita karier. Dalam kasus ini, seseorang dapat menjalankan dua peran yang berbeda, yaitu sebagai pelindung keluarga dan sebagai pelopor perubahan sosial. Contoh lainnya adalah sebuah organisasi yang memiliki dua fungsi, yaitu sebagai lembaga pendidikan dan sebagai lembaga kesejahteraan masyarakat. Dalam budaya Indonesia modern, kata "dwifungsi" memiliki relevansi yang besar. Banyak orang yang memiliki dua keahlian atau dua kemampuan yang berbeda, yaitu sebagai profesional dan sebagai warga masyarakat. Dalam kasus ini, orang tersebut dapat menggunakan kemampuan mereka untuk membantu masyarakat dan meningkatkan kualitas hidup mereka. Oleh karena itu, kata "dwifungsi" dapat dijadikan inspirasi dan motivasi bagi banyak orang untuk meningkatkan kemampuan mereka dan menjadi lebih Produktif.