Arti Kata "dwidarma" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "dwidarma" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

dwidarma

dwi·dar·ma n kewajiban rangkap (ganda)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "dwidarma"

📝 Contoh Penggunaan kata "dwidarma" dalam Kalimat

1.Dalam hukum, seseorang yang melakukan dwidarma dikenakan sanksi yang berat karena melanggar kewajiban ganda.
2.Pada sidang peradilan, jaksa menuntut sang pelaku melakukan dwidarma untuk membayar utang yang telah jatuh tempo.
3.Karena melakukan dwidarma sebagai pegawai negri, ia dipecat dari jabatannya dan tidak lagi mendapatkan gaji.
4.dwidarma dalam hukum sipil dapat menyebabkan seseorang kehilangan hak-haknya sebagai warga negara yang baik.
5.Dalam konteks sehari-hari, istilah dwidarma sering digunakan untuk menggambarkan perilaku seseorang yang gagal memenuhi kewajiban ganda.

📚 Artikel terkait kata "dwidarma"

Mengenal Kata 'dwidarma' - Inspirasi dan Motivasi

Dwidarma: Makna dan Konteksnya dalam Bahasa Indonesia

Dalam bahasa Indonesia, kata dwidarma memiliki makna yang spesifik, yaitu "dwi·dar·ma n kewajiban rangkap (ganda)". Kata ini memiliki konteks historis dan sosial yang unik, berhubungan dengan konsep kewajiban dan tanggung jawab dalam masyarakat. Dwidarma sering digunakan dalam konteks hukum dan administrasi negara, terutama dalam dokumen-dokumen resmi. Dalam prakteknya, dwidarma sering digunakan untuk menggambarkan suatu kewajiban yang harus dipenuhi oleh lebih dari satu pihak. Berikut beberapa contoh penggunaan kata dwidarma dalam kalimat yang alami: - "Pemerintah dan masyarakat memiliki dwidarma untuk menjaga kebersihan lingkungan." - "Pengusaha dan pelanggan memiliki dwidarma untuk meningkatkan kualitas layanan." - "Pemerintah dan penduduk memiliki dwidarma untuk menjaga keamanan dan ketertiban umum." Kata dwidarma memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern. Dalam beberapa kasus, kata ini digunakan untuk menggambarkan kewajiban dan tanggung jawab yang harus dipenuhi oleh individu, masyarakat, dan pemerintah. Dwidarma juga digunakan dalam konteks hukum, seperti dalam perjanjian kontrak dan peraturan-peraturan yang berlaku. Dengan demikian, kata dwidarma menjadi bagian penting dalam bahasa Indonesia yang digunakan dalam berbagai konteks.