Arti Kata "ditransitif" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "ditransitif" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

ditransitif

di·tran·si·tif n Ling verba yg menghendaki dua objek gramatikal, satu objek langsung dan satu objek taklangsung

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "ditransitif"

📝 Contoh Penggunaan kata "ditransitif" dalam Kalimat

1.Mahasiswa harus mendemonstrasikan kemampuan bacaannya dengan menulis makalah yang ditransitif pada subjek dan objeknya.
2.Pada pertemuan hari ini, rektor akan memberikan penjelasan yang ditransitif tentang kebijakan universitas terbaru.
3.Pada sastra kontemporer, penulis sering menggunakan verba yang ditransitif untuk menggambarkan hubungan antar karakter.
4.Guru bahasa Inggris meminta siswa untuk membuat kalimat yang ditransitif agar mereka lebih memahami konsep tersebut.
5.Dalam masyarakat, kata-kata yang ditransitif sering digunakan untuk mengungkapkan perasaan dan emosi seseorang dengan lebih jelas.

📚 Artikel terkait kata "ditransitif"

Mengenal Kata 'ditransitif' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "ditransitif" - Pengembangan Bahasa yang Lebih Kompleks

Kata "ditransitif" sering kali digunakan dalam konteks linguistik untuk menggambarkan jenis verba yang memerlukan dua objek gramatikal, yaitu objek langsung dan objek taklangsung. Dalam bahasa Indonesia, kata "ditransitif" memiliki makna yang sangat spesifik dan berguna dalam memahami struktur kalimat. Dalam sejarah bahasa Indonesia, kata "ditransitif" telah ada sejak lama dan digunakan dalam berbagai konteks, mulai dari sastra hingga jurnalistik. Kata ini sangat penting dalam mengembangkan kemampuan berbahasa, terutama dalam memahami struktur kalimat yang kompleks. Dengan memahami kata "ditransitif", kita dapat meningkatkan kemampuan berbahasa dan mengembangkan pengetahuan tentang bahasa Indonesia. Berikut beberapa contoh penggunaan kata "ditransitif" dalam kalimat yang alami: * "Ibu membelikan saya sepatu baru." (Dalam kalimat ini, kata "membelikan" adalah verba yang ditransitif, karena memerlukan dua objek gramatikal, yaitu "ibu" dan "saya".) * "Saya membantu teman saya mengerjakan tugas sekolah." (Dalam kalimat ini, kata "membantu" adalah verba yang ditransitif, karena memerlukan dua objek gramatikal, yaitu "saya" dan "teman saya".) * "Guru saya memberikan tugas kepada semua siswa." (Dalam kalimat ini, kata "memberikan" adalah verba yang ditransitif, karena memerlukan dua objek gramatikal, yaitu "guru saya" dan "tugas".) Dalam kehidupan sehari-hari, kata "ditransitif" sangat penting dalam berbagai konteks, mulai dari komunikasi dalam keluarga hingga kerja sama dalam tim. Dengan memahami kata "ditransitif", kita dapat meningkatkan kemampuan berbahasa dan mengembangkan pengetahuan tentang bahasa Indonesia.