Arti Kata "ditebuk tikus" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "ditebuk tikus" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

ditebuk tikus

di.te.buk tikus Kiasan dijadikan dalam keadaan sudah tidak gadis lagi

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "ditebuk tikus"

📝 Contoh Penggunaan kata "ditebuk tikus" dalam Kalimat

1.Orang tua tidak setuju karena putri mereka sudah ditebuk tikus oleh pacarnya.
2.Dia merasa malu ketika teman-temannya tahu bahwa kekasihnya sudah ditebuk tikus.
3.Dalam dunia sastra, karakter wanita yang sudah ditebuk tikus sering menjadi sasaran kritik sosial.
4.Anak perempuan yang sudah ditebuk tikus dianggap tidak lagi sebagai gadis murni oleh masyarakat.
5.Dia harus menghadapi konsekuensi hidupnya sendiri setelah pacarnya membocorkan rahasia bahwa dia sudah ditebuk tikus.

📚 Artikel terkait kata "ditebuk tikus"

Mengenal Kata 'ditebuk tikus' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "ditebuk tikus" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "ditebuk tikus" adalah salah satu ungkapan kiasan yang telah beredar luas dalam masyarakat Indonesia. Ungkapan ini memiliki makna yang sangat spesifik dan tidak lagi berlaku saat seseorang masih dalam keadaan gadis. Makna umum dari kata ini adalah seseorang yang sudah tidak lagi memiliki status gadis atau belum pernah menikah. Ungkapan "ditebuk tikus" sendiri memiliki sejarah panjang di Indonesia. Dalam konteks sejarah, ungkapan ini berasal dari zaman kolonial Belanda, ketika masih menggunakan istilah "ditebuk tikus" untuk menggambarkan seseorang yang telah kehilangan keperawanan. Ungkapan ini kemudian berkembang dan digunakan dalam konteks sosial, terutama dalam menggambarkan perubahan status seseorang dari gadis menjadi perempuan yang telah menikah atau telah kehilangan keperawanan. Berikut beberapa contoh penggunaan kata "ditebuk tikus" dalam kalimat yang alami: * Istri saya sudah ditebuk tikus, jadi saya harus lebih sabar dalam melayani kebutuhannya. * Dia sudah ditebuk tikus, jadi dia tidak lagi menolak untuk berhubungan romantis dengan saya. * Ibu saya sudah ditebuk tikus, jadi saya tidak lagi bisa mengharapkan dia untuk menjaga kehormatanku. Dalam kehidupan sehari-hari, ungkapan "ditebuk tikus" masih digunakan dalam berbagai konteks. Di beberapa daerah, ungkapan ini digunakan sebagai cara untuk menggambarkan perubahan status seseorang dari gadis menjadi perempuan yang telah menikah atau telah kehilangan keperawanan. Selain itu, ungkapan ini juga digunakan dalam konteks humor, terutama dalam menggambarkan situasi yang tidak diharapkan atau tidak terkendali. Dalam budaya Indonesia modern, ungkapan "ditebuk tikus" masih relevan dan digunakan dalam berbagai konteks. Namun, perlu diingat bahwa ungkapan ini memiliki makna yang sangat spesifik dan tidak lagi berlaku saat seseorang masih dalam keadaan gadis. Oleh karena itu, perlu diingat untuk menggunakan ungkapan ini dengan bijak dan tidak menghina status seseorang.