Arti Kata "disinformasi" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "disinformasi" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

disinformasi

dis·in·for·ma·si n penyampaian informasi yg salah (dng sengaja) untuk membingungkan orang lain: usaha subversi dapat dilakukan dng menyusun -- yg dimuat dl media massa

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "disinformasi"

📝 Contoh Penggunaan kata "disinformasi" dalam Kalimat

1.Pemerintah menuduh partai oposisi melakukan disinformasi untuk merusak reputasi mereka.
2.Media sosial telah menjadi sarana efektif untuk menyebarluaskan informasi palsu dan disinformasi.
3.Sebuah organisasi keamanan membahas strategi untuk membasmi disinformasi dan propaganda yang merugikan.
4.Pendidikan mengenai bagaimana mengenali dan menghindari disinformasi sangat penting dalam era digital ini.
5.Kartunis mengkritik pemerintah yang membiarkan disinformasi untuk menipu masyarakat dan mengalihkan perhatian.

📚 Artikel terkait kata "disinformasi"

Mengenal Kata 'disinformasi' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Disinformasi" - Pentingnya Membangun Kebenaran

Dalam era digital yang berkembang pesat, informasi dapat disebarkan dengan mudah dan cepat melalui berbagai media. Namun, tidak semua informasi yang beredar adalah benar dan akurat. Disinformasi adalah penyampaian informasi yang salah (dengan sengaja) untuk membingungkan orang lain, yang dapat dilakukan melalui media massa, media sosial, atau kanal lainnya. Konsep ini telah ada sejak lama, tetapi semakin relevan dalam kehidupan modern. Dampak Buruk Disinformasi Disinformasi dapat memiliki dampak buruk yang signifikan pada masyarakat. Dengan menyebarkan informasi yang salah, seseorang dapat menciptakan kekacauan, memancing kepanasan, atau bahkan membentuk opini publik yang salah. Misalnya, jika seseorang menyebarkan informasi bahwa suatu produk tidak aman untuk dikonsumsi, maka konsumen mungkin akan menghindari produk tersebut, meskipun sebenarnya produk tersebut aman. Contoh-Contoh Disinformasi Berikut beberapa contoh penggunaan kata disinformasi dalam kalimat yang alami: - Pemerintah menolak untuk mengakui bahwa disinformasi yang beredar di media sosial telah mempengaruhi opini publik tentang kebijakan mereka. - Seorang politisi dituduh menyebarkan disinformasi tentang lawan politiknya untuk memenangkan pemilihan umum. - Masyarakat harus berhati-hati terhadap disinformasi yang beredar di internet tentang produk baru yang belum ada. Relevansi Disinformasi dalam Kehidupan Sehari-Hari Disinformasi bukan hanya masalah digital, tetapi juga relevan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam budaya Indonesia modern, disinformasi dapat berbentuk berbagai hal, seperti berita palsu, rumor, atau bahkan propaganda. Oleh karena itu, penting untuk selalu memverifikasi informasi sebelum menyebarkannya atau mengambil keputusan berdasarkan informasi tersebut. Dengan demikian, kita dapat membantu mencegah disinformasi dari berkembang dan membangun kebenaran yang lebih baik.