Arti Kata "diplomatik" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "diplomatik" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

diplomatik

dip·lo·ma·tik a berkenaan dng hubungan resmi antara negara dan negara

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "diplomatik"

📝 Contoh Penggunaan kata "diplomatik" dalam Kalimat

1.diplomatik merupakan kunci utama dalam hubungan internasional negara-negara besar di dunia.
2.Penggunaan diplomatik yang efektif dapat memperbaiki hubungan antara negara dengan warga asing.
3.Di bidang internasional, diplomatik digunakan sebagai cara untuk menghindari konflik.
4.Keterampilan diplomatik sangat penting bagi seorang pejabat untuk menyelesaikan permasalahan yang kompleks.
5.Dalam sejarah, diplomatik telah dimainkan oleh negara-negara untuk menentukan hasil perang dunia.

📚 Artikel terkait kata "diplomatik"

Mengenal Kata 'diplomatik' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Diplomatik" - Hubungan Resmi yang Harmonis

Dalam dunia internasional, diplomatik memiliki makna yang sangat penting dalam mengatur hubungan resmi antara negara dan negara. Kata ini berasal dari bahasa Yunani, yaitu "diplomatikos," yang berarti "sangat terampil" atau "sangat ahli." Namun, dalam konteks modern, diplomatik telah berkembang menjadi istilah yang lebih luas, mencakup semua aspek hubungan internasional yang formal. Dalam sejarah, hubungan diplomatik telah menjadi penting sejak zaman kuno. Negara-negara telah menggunakan diplomat untuk berkomunikasi, menyelesaikan konflik, dan meningkatkan hubungan bilateral. Dalam era modern, diplomatik masih memiliki peran yang sangat penting dalam mengatur hubungan internasional. Dengan demikian, negara-negara dapat bekerja sama dalam mengatasi masalah global, seperti perubahan iklim dan keamanan. Berikut beberapa contoh penggunaan kata diplomatik dalam kalimat yang alami: - Pemerintah Indonesia telah mengirim utusan diplomatik ke negara-negara lain untuk meningkatkan hubungan bilateral. - Hubungan diplomatik antara Amerika Serikat dan Tiongkok masih hangat setelah beberapa tahun terakhir. - Pada konferensi internasional, negara-negara berbicara dalam bahasa diplomatik untuk menghindari konflik. Dalam kehidupan sehari-hari, kata diplomatik juga digunakan dalam konteks yang lebih personal. Misalnya, seseorang dapat menggunakan kata ini untuk menggambarkan kemampuan mereka dalam berkomunikasi dengan orang lain, seperti teman, keluarga, atau bahkan rekan kerja. Dengan demikian, diplomatik bukan hanya tentang hubungan internasional, tetapi juga tentang kemampuan kita dalam berinteraksi dengan orang lain. Dalam budaya Indonesia modern, diplomatik memiliki nilai yang sangat penting. Negara kita telah mengembangkan reputasi sebagai negara yang diplomatis dan ramah, terutama dalam hubungan bilateral dengan negara-negara lain di Asia Tenggara. Dengan demikian, diplomatik telah menjadi identitas yang kuat bagi Indonesia dalam menghadapi tantangan global.