Arti Kata "diplomasi megafon" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "diplomasi megafon" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

diplomasi megafon

Istilah politik diplomasi saling meneriakkan sikap keras, tuduh-menuduh, ancam-mengancam pihak yang bermusuhan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "diplomasi megafon"

📝 Contoh Penggunaan kata "diplomasi megafon" dalam Kalimat

1.Dalam perundingan, kedua belah pihak tidak bisa melewatkan fase diplomasi megafon yang menunjukkan ketegasan dan kekuatan.
2.diplomasi megafon sering digunakan para politisi untuk menunjukkan kekuatan dan kebijakan pemerintahannya kepada masyarakat.
3.Dalam konteks internasional, diplomasi megafon dapat menyebabkan konflik menjadi semakin intens dan sulit diselesaikan.
4.Dalam sebuah pidato, presiden menggunakan kata-kata keras sebagai diplomasi megafon untuk menunjukkan keberanian dan kekuatannya.
5.Dalam hubungan antar negara, diplomasi megafon dapat digunakan sebagai strategi untuk memenangkan perang atau konflik.

📚 Artikel terkait kata "diplomasi megafon"

Mengenal Kata 'diplomasi megafon' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Diplomasi Megafon" - Sikap Keras dalam Hubungan Internasional

Diplomasi megafon adalah istilah politik yang menggambarkan strategi komunikasi yang agresif dan keras dalam hubungan internasional. Istilah ini berasal dari kata "megafon," yang mengacu pada alat komunikasi yang digunakan untuk memancarkan suara yang kuat dan jelas. Dalam konteks diplomasi, "megafon" digunakan untuk menggambarkan suara keras yang dikeluarkan oleh negara atau pihak yang bermusuhan, sehingga dapat menimbulkan reaksi yang kuat dari pihak lawan. Diplomasi megafon sering digunakan dalam situasi konflik atau perdebatan antara negara-negara atau organisasi internasional. Dalam situasi ini, pihak yang menggunakan diplomasi megafon akan mengeluarkan pernyataan atau tindakan yang keras dan menyerang, dengan tujuan untuk menekan lawan dan mencapai keuntungan. Namun, diplomasi megafon dapat berisiko menimbulkan konflik yang lebih serius dan sulit untuk diselesaikan. Contoh penggunaan kata diplomasi megafon dapat dilihat dalam kalimat berikut: * Pemerintah negara tersebut menggunakan diplomasi megafon untuk menekan lawan dalam perundingan perdamaian. * Dalam percakapan politik, seorang politisi mengatakan bahwa lawan mereka menggunakan diplomasi megafon untuk menyerang dan menekan calon lawan mereka dalam pemilihan umum. * Dalam konteks internasional, diplomasi megafon sering digunakan untuk mengatasi konflik antara negara-negara dan organisasi internasional. Dalam kehidupan sehari-hari, diplomasi megafon dapat berupa tindakan atau pernyataan yang keras dan menyerang, baik dalam hubungan antar individu maupun antar organisasi. Dalam budaya Indonesia modern, diplomasi megafon dapat dilihat dalam konteks media sosial, di mana individu atau organisasi mungkin menggunakan bahasa keras dan menyerang untuk menekan lawan atau mencapai keuntungan. Namun, diplomasi megafon dapat berisiko menimbulkan konflik yang lebih serius dan sulit untuk diselesaikan.