Arti Kata "dilatometer" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "dilatometer" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

dilatometer

di·la·to·me·ter /dilatométer/ n alat untuk mengukur pengembangan (pemuaian)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "dilatometer"

📝 Contoh Penggunaan kata "dilatometer" dalam Kalimat

1.Dalam laboratorium fisika, dilatometer digunakan untuk mengukur pengembangan bahan yang dipanaskan.
2.Dosen meminta mahasiswa untuk menggunakan dilatometer untuk mengukur perubahan volume benda ketika dipanaskan.
3.Ilmuwan menggunakan dilatometer untuk memahami proses pemuaian bahan yang berbeda-beda.
4.Penggunaan dilatometer dalam penelitian dapat membantu meningkatkan efisiensi proses industri.
5.Dalam praktikum fisika, mahasiswa dapat mempelajari cara menggunakan dilatometer untuk mengukur pengembangan benda.

📚 Artikel terkait kata "dilatometer"

Mengenal Kata 'dilatometer' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Dilatometer" - Alat Pengukur Pengembangan

Kata dilatometer mungkin tidak terdengar familiar bagi sebagian besar orang, tetapi bagi para ilmuwan dan insinyur, kata ini memiliki makna yang sangat penting. Dilatometer adalah sebuah alat yang digunakan untuk mengukur pengembangan atau pemuaian suatu bahan. Konsep ini sudah ada sejak lama, tetapi perkembangan teknologi membuat dilatometer menjadi lebih canggih dan akurat. Dalam konteks historis, dilatometer digunakan untuk mengukur pengembangan suatu bahan yang digunakan dalam konstruksi. Dengan menggunakan dilatometer, para insinyur dapat memahami bagaimana bahan tersebut akan bereaksi terhadap perubahan suhu atau tekanan. Hal ini sangat penting dalam mendesain struktur bangunan yang aman dan stabil. Contoh penggunaan kata dilatometer dapat dilihat dalam beberapa kalimat berikut: * Ilmuwan menggunakan dilatometer untuk mengukur pengembangan suhu pada bahan khusus. * Insinyur menggunakan dilatometer untuk mendesain struktur bangunan yang tahan gempa. * Peneliti menggunakan dilatometer untuk mengukur pengembangan suhu pada bahan yang digunakan dalam produksi mobil. Dalam kehidupan sehari-hari, kata dilatometer tidak begitu familiar, tetapi konsepnya sangat relevan dengan teknologi modern. Dalam bidang konstruksi, penggunaan dilatometer sangat penting untuk memastikan keamanan dan stabilitas bangunan. Selain itu, dilatometer juga digunakan dalam bidang industri, seperti produksi mobil dan pesawat, untuk mengukur pengembangan suhu pada bahan yang digunakan. Dengan demikian, kita dapat melihat bahwa kata dilatometer memiliki makna yang sangat penting dalam beberapa bidang ilmu pengetahuan dan teknologi. Dengan menggunakan dilatometer, para ilmuwan dan insinyur dapat memahami bagaimana bahan tersebut akan bereaksi terhadap perubahan suhu atau tekanan, sehingga dapat membuat desain yang lebih akurat dan aman.