Arti Kata "diakritik" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "diakritik" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

diakritik

di·a·kri·tik n tanda tambahan pd huruf yg sedikit banyak mengubah nilai fonetis huruf itu, msl tanda ´ pd é

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "diakritik"

📝 Contoh Penggunaan kata "diakritik" dalam Kalimat

1.Bahasa Perancis menggunakan diakritik untuk menandai perubahan nilai fonetis dalam kata-kata.
2.Dalam penulisan bahasa Inggris, diakritik sering digunakan untuk menandai perubahan bunyi.
3.Kebanyakan pengguna internet tidak mengetahui cara menggunakan diakritik yang benar.
4.Penggunaan diakritik dalam bahasa Indonesia sangat penting untuk menampilkan kata-kata dengan tepat.
5.Dalam tulisan sastra, penggunaan diakritik dapat mengubah makna kata dan memberikan efek yang berbeda.

📚 Artikel terkait kata "diakritik"

Mengenal Kata 'diakritik' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "diakritik" - Penggunaan yang Tepat dalam Bahasa Indonesia

Kata diakritik memiliki arti yang sangat spesifik dalam bahasa Indonesia. Secara resmi, kata ini berarti "tanda tambahan pd huruf yg sedikit banyak mengubah nilai fonetis huruf itu, msl tanda ´ pd é". Sejarah kata diakritik dapat dilacak kembali ke zaman Yunani kuno, di mana para filsuf menggunakan tanda-tanda khusus untuk menunjukkan perubahan suara dalam kata-kata. Dalam bahasa Indonesia, kata ini digunakan untuk mengidentifikasi tanda-tanda yang ditambahkan pada huruf untuk mengubah nilai fonetiknya. Dalam keseharian, kita seringkali menggunakan kata diakritik tanpa menyadari artinya. Misalnya, ketika kita melihat tanda ´ di atas huruf e, kita hanya melihatnya sebagai tanda yang membuat e menjadi é. Namun, dalam konteks yang lebih formal, kita dapat menyebutkan tanda tersebut sebagai diakritik. Contoh penggunaan kata diakritik dalam kalimat yang alami adalah: "Huruf e dengan tanda ´ di atasnya adalah contoh tanda diakritik yang digunakan dalam bahasa Indonesia." Atau, "Tanda ´ pada huruf e digunakan sebagai diakritik untuk menunjukkan perubahan suara." Kata diakritik juga memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam budaya Indonesia modern, kita seringkali menggunakan kata-kata yang diwarnai oleh diakritik untuk mengungkapkan perasaan dan emosi kita. Misalnya, ketika kita menggunakan kata "sehingga" dengan tanda &eh; di atasnya, kita dapat menyebutnya sebagai contoh kata yang menggunakan diakritik. Dalam kesimpulan, kata diakritik memiliki arti yang sangat spesifik dalam bahasa Indonesia. Dengan memahami arti dan penggunaan kata ini, kita dapat menggunakan bahasa kita dengan lebih tepat dan efektif.