Arti Kata "dengan sesendok madu dapat lebih banyak ditangkap serangga daripada dengan cuka sesendok" Menurut KBBI
Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "dengan sesendok madu dapat lebih banyak ditangkap serangga daripada dengan cuka sesendok" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).
dengan sesendok madu dapat lebih banyak ditangkap serangga daripada dengan cuka sesendok
Peribahasa dengan mulut manis serta ramah-tamah lebih banyak diperoleh sahabat (kawan) daripada dengan perkataan yang tajam dan muka yang masam
Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "dengan sesendok madu dapat lebih banyak ditangkap serangga daripada dengan cuka sesendok"
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "dengan sesendok madu dapat lebih banyak ditangkap serangga daripada dengan cuka sesendok"
📝 Contoh Penggunaan kata "dengan sesendok madu dapat lebih banyak ditangkap serangga daripada dengan cuka sesendok" dalam Kalimat
1.Dalam dunia bisnis, dengan mulut manis serta ramah-tamah lebih banyak diperoleh pelanggan daripada dengan pernyataan yang kasar.
2.Seorang kepala sekolah yang baik harus memiliki watak dengan mulut manis serta ramah-tamah untuk mendidik para siswa.
3.Dalam berkomunikasi, lebih baik menggunakan kata-kata yang halus daripada dengan perkataan yang tajam dan muka yang masam.
4.Ketika berinteraksi dengan orang lain, kita harus bisa menghadapi situasi dengan mulut manis serta ramah-tamah untuk mendapatkan hasil yang baik.
5.Pada saat menghadapi konflik, lebih baik menggunakan cara dengan mulut manis serta ramah-tamah untuk menyelesaikannya daripada dengan cara yang kasar.