Arti Kata "delinkuen" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "delinkuen" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

delinkuen

de·lin·ku·en /délinkuén/ 1 a bersifat selalu melanggar aturan; 2 n pelanggar sosial yg terbatas pd anak-anak di bawah umur

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "delinkuen"

📝 Contoh Penggunaan kata "delinkuen" dalam Kalimat

1.Anak kecil yang terus-menerus bersikap delinkuen dalam sekolah membutuhkan bimbingan dari guru.
2.Dalam masyarakat, delinkuen sering dianggap sebagai masalah sosial yang sulit diatasi.
3.Saya tidak ingin menjadi teman kecil yang delinkuen karena itu sangat membuat saya kesal.
4.Di sekolah, guru sering mengajar anak-anak untuk tidak bersifat delinkuen dan menghargai aturan.
5.Saya takut anak saya akan menjadi delinkuen ketika dia tidak disiplin dan tidak diajarkan nilai-nilai etika.

📚 Artikel terkait kata "delinkuen"

Mengenal Kata 'delinkuen' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "delinkuen" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "delinkuen" mungkin masih belum familiar bagi kita, terutama bagi generasi muda. Namun, makna dan konteksnya sangat relevan dengan kehidupan sehari-hari kita. Secara resmi, kata "delinkuen" memiliki arti sebagai "bersifat selalu melanggar aturan" atau "pelanggar sosial yang terbatas pada anak-anak di bawah umur". Kata ini memiliki akar yang kuat dalam sejarah dan kebudayaan Indonesia, terutama dalam konteks pendidikan dan pengembangan karakter.

Contoh Penggunaan Kata "delinkuen" dalam Kalimat

Kata "delinkuen" sering digunakan dalam konteks pendidikan untuk menggambarkan anak-anak yang suka melanggar aturan. Contoh penggunaan kata ini dalam kalimat adalah: "Anak itu sangat delinkuen, selalu bermain di luar waktu dan tidak mendengarkan instruksi guru." Atau, "Ibu sangat kecewa karena anaknya delinkuen dan tidak menyetujui keputusannya." Dalam kedua contoh kalimat tersebut, kata "delinkuen" digunakan untuk menggambarkan perilaku anak yang melanggar aturan.

Relevansi Kata "delinkuen" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "delinkuen" memiliki relevansi yang besar dalam kehidupan sehari-hari kita, terutama dalam konteks pengembangan karakter dan pendidikan. Dalam budaya Indonesia modern, kata ini sering digunakan untuk menggambarkan perilaku anak-anak yang suka melanggar aturan dan tidak memiliki disiplin. Namun, kata ini juga dapat digunakan untuk menggambarkan perilaku orang dewasa yang melanggar aturan dan tidak memiliki integritas. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memahami makna dan konteks kata "delinkuen" agar dapat menggunakannya dengan tepat dan efektif.

Kata yang Mirip

delinkuensi