Arti Kata "dayus" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "dayus" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

dayus

da·yus ark a hina budi pekertinya;
men·da·yus v menghina; merendahkan: anak yg ~ orang tuanya akan kena laknat

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "dayus"

📝 Contoh Penggunaan kata "dayus" dalam Kalimat

1.Anak yang menjadi dayus dengan orang tuanya akan menerima laknat dari Tuhan.
2.Ayahnya menegur anak itu karena menjadi dayus dan tidak menghargai orang tuanya.
3.Di masyarakat, anak yang menjadi dayus sering kali tidak mendapatkan kasih sayang dari keluarga.
4.Anak yang menjadi dayus akan kehilangan kepercayaan diri dan tidak dapat membangun hubungan yang baik dengan orang lain.
5.Dia menjadi dayus setelah dihina dan direndahkan oleh teman-temannya pada hari itu.

📚 Artikel terkait kata "dayus"

Mengenal Kata 'dayus' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "dayus" - Menghindari Sikap Merendahkan

Kata "dayus" seringkali digunakan dalam bahasa sehari-hari untuk menggambarkan seseorang yang memiliki sifat merendahkan, menghina, atau bahkan mengejek. Dalam arti resmi, "dayus" memiliki makna yang lebih luas, yaitu menghina atau merendahkan seseorang, terutama anak yang memiliki budi pekerti buruk. Kata ini memiliki sejarah yang panjang dan merupakan bagian dari kebudayaan Indonesia yang menghargai nilai-nilai kemanusiaan yang tinggi.

Contoh Penggunaan Kata "dayus" dalam Kalimat yang Alami

Contoh penggunaan kata "dayus" dapat dilihat dalam beberapa kalimat berikut: - Ayahnya akan kena laknat jika dia melihat anaknya yang begitu dayus dan tidak menghormati orang tua. - Orang yang dayus dan selalu menghina orang lain tidak akan pernah mendapatkan kepercayaan dari masyarakat. - Anak yang dayus dan tidak mengikuti aturan akan membuat orang tua tersinggung dan kecewa.

Relevansi Kata "dayus" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "dayus" memiliki relevansi yang tinggi dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks keluarga dan masyarakat. Menghindari sikap dayus merupakan salah satu nilai yang penting dalam kebudayaan Indonesia, karena nilai ini dapat membantu meningkatkan kualitas hidup individu dan masyarakat secara keseluruhan. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk selalu mengingatkan diri sendiri tentang pentingnya menghindari sikap dayus dan selalu memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada orang lain.