Arti Kata "ereh" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "ereh" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

ereh

ereh /eréh/ Jw, meng·e·reh v 1 memerintah secara halus; 2 mengatur (organisasi, orang, dsb);
peng·e·reh n orang yg mengereh

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "ereh"

📝 Contoh Penggunaan kata "ereh" dalam Kalimat

1.Wali kota mengereh para kepala desa untuk menyukseskan program pembangunan.
2.Dalam perusahaan, manajer harus bisa mengereh tim untuk mencapai target.
3.Ia mengereh anaknya untuk tidak bermain di jalan saat musim hujan.
4.Sebagai pengurus organisasi, ia harus mengereh anggota untuk berkontribusi.
5.Guru mengereh siswa untuk lebih fokus dalam mengikuti pelajaran.

📚 Artikel terkait kata "ereh"

Mengenal Kata 'ereh' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Ereh" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "ereh" memiliki makna yang unik dalam bahasa Indonesia. Dalam konteks historis, kata ini digunakan untuk menggambarkan tindakan memerintah secara halus, tanpa harus menggunakan kekuasaan fisik. Konsep ini telah berkembang sejak zaman dahulu, ketika pemimpin-pemimpin lokal di Jawa menggunakan strategi ini untuk menjaga keharmonisan masyarakat. Penggunaan kata "ereh" juga dapat dilihat dalam konteks sosial. Orang yang ahli dalam mengereh dapat mengatur organisasi, keluarga, atau bahkan komunitas dengan efektif. Mereka memiliki kemampuan untuk memahami dinamika sosial dan menggunakan kekuasaan mereka untuk mencapai tujuan yang positif. Beberapa contoh penggunaan kata "ereh" dalam kalimat yang alami adalah: - "Pemimpin masyarakat tersebut dikenal sebagai orang yang pandai mengereh, sehingga masyarakatnya selalu hidup harmonis." - "Dia menggunakan strategi mengereh untuk mengatasi konflik di dalam tim, sehingga mereka dapat bekerja sama dengan efektif." - "Keluarga kami memiliki tradisi mengereh dalam membuat keputusan, sehingga kami selalu dapat mencapai kesepakatan yang baik." Dalam kehidupan sehari-hari, kata "ereh" masih relevan. Dalam budaya Indonesia modern, konsep mengereh digunakan dalam berbagai konteks, seperti dalam dunia bisnis, politik, atau bahkan dalam hubungan personal. Orang yang dapat mengereh dapat menjadi pemimpin yang efektif, karena mereka dapat memahami dinamika sosial dan menggunakan kekuasaan mereka untuk mencapai tujuan yang positif.