Arti Kata "daun telinga" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "daun telinga" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

daun telinga

bagian telinga yang di luar untuk menangkap bunyi (suara)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "daun telinga"

📝 Contoh Penggunaan kata "daun telinga" dalam Kalimat

1.Telinganya mengalami peradangan dan pembengkakan pada daun telinga sebelah kiri.
2.Anak kecil itu tidak bisa mendengar dengan jelas karena daun telinganya terlalu kecil.
3.Ilmu pengetahuan tentang struktur dan fungsi daun telinga manusia masih belum sepenuhnya dipahami.
4.Penderita tuli harus menggunakan alat bantu yang terpasang pada daun telinga untuk mendengar suara.
5.Dalam upacara tradisional adat, daun telinga digunakan untuk menandakan peringatan dan penghormatan.

📚 Artikel terkait kata "daun telinga"

Mengenal Kata 'daun telinga' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "daun telinga" - Fungsi dan Konteks

Kata "daun telinga" adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan bagian telinga yang berada di luar, bertanggung jawab atas proses menangkap bunyi atau suara. Dalam konteks sejarah, kata ini telah digunakan oleh masyarakat Indonesia untuk memahami struktur fisiologis tubuh manusia. Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering menggunakan kata "daun telinga" dalam berbagai konteks. Misalnya, ketika seseorang mendengar suara-suara yang lembut, mereka akan mengatakan bahwa mereka menggunakan **daun telinga** mereka untuk menangkap bunyi tersebut. Contoh lain, ketika kita sedang berbicara dan ingin mendengar suara lawan bicara dengan jelas, kita akan meletakkan **daun telinga** kita lebih dekat ke arah mereka. Kata "daun telinga" juga memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari atau budaya Indonesia modern. Dalam beberapa budaya, **daun telinga** dianggap sebagai salah satu bagian tubuh yang paling sensitif dan dapat dipengaruhi oleh emosi. Hal ini tercermin dalam beberapa tradisi dan ritual di Indonesia yang terkait dengan **daun telinga**, seperti menghormati seseorang dengan menarik telinga mereka.