Arti Kata "cerewet" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "cerewet" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

cerewet

ce·re·wet /ceréwét/ a suka mencela (mengomel, mengata-ngatai, dsb); banyak mulut; nyinyir; bawel: pembantu rumah tangga tidak suka bekerja pd nyonya rumah yg --;
men·ce·re·weti v selalu mengata-ngatai (mencela ini itu, menyuruh begini-begitu, dsb): orang tuanya sudah cukup ~ nya, tetapi ia masih tetap malas juga;
ke·ce·re·wet·an n perihal cerewet: orang awam harus memaklumi ~ ahli bahasa soal penulisan yg sesuai dng ejaan yang benar

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "cerewet"

📝 Contoh Penggunaan kata "cerewet" dalam Kalimat

1.Nyonya rumah yang selalu mencela pembantu rumah tangganya membuatnya tidak nyaman bekerja.
2.Dalam rapat perusahaan, dia selalu cerewet dan mengomel tentang kebijakan yang ia anggap tidak tepat.
3.Dia suka cerewet dan sering mengata-ngatai teman-temannya, sehingga mereka mulai menjauhinya.
4.Sebagai seorang guru, ia terkenal cerewet dan sering memberikan kritik yang pedas kepada muridnya.
5.Ketika membeli barang di toko, Ibu cerewet meminta petugas untuk mengembalikan barang karena "tidak sesuai dengan spesifikasinya".

📚 Artikel terkait kata "cerewet"

Mengenal Kata 'cerewet' - Inspirasi dan Motivasi

Definisi dan Makna Kata "Cerewet" dalam Bahasa Indonesia

Kata "cerewet" sering digunakan dalam percakapan sehari-hari untuk menggambarkan seseorang yang suka mencela atau mengata-ngatai orang lain. Menurut KBBI, "cerewet" memiliki arti "suka mencela (mengomel, mengata-ngatai, dsb); banyak mulut; nyinyir; bawel". Kata ini memiliki akar yang sama dengan kata "cerewetan", yang berarti "perihal cerewet".

Contoh Penggunaan Kata "Cerewet" dalam Kalimat

Orang tua sering kali mengatakan bahwa anaknya terlalu cerewet dalam mengkritik orang lain. "Anakku, jangan terlalu cerewet mengenai kekurangan orang lain," ujar ibu. Dalam konteks ini, kata "cerewet" digunakan untuk menggambarkan perilaku anak yang suka mencela orang lain. Pembantu rumah tangga tidak suka bekerja untuk nyonya rumah yang cerewet. Setiap hari, dia harus mendengar kritikan dan omel-omel dari nyonya rumah tentang pekerjaannya. Hal ini membuatnya merasa tidak nyaman dan ingin mencari pekerjaan lain.

Relevansi Kata "Cerewet" dalam Kehidupan Sehari-hari

Kata "cerewet" memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks komunikasi dan hubungan sosial. Seseorang yang terlalu cerewet dalam mengkritik orang lain dapat merusak hubungan dan membuat orang lain merasa tidak nyaman. Oleh karena itu, penting untuk mengerti makna kata "cerewet" dan menggunakan kata ini dengan bijak dalam percakapan sehari-hari.