Arti Kata "cenung" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "cenung" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

cenung

ce·nung, ter·ce·nung a (duduk dsb) diam-diam tafakaur krn memikirkan sesuatu dalam-dalam; termenung-menung; termangu-mangu: dia ~ saja di mulut pintu sejak kepergian suaminya pagi tadi

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "cenung"

📝 Contoh Penggunaan kata "cenung" dalam Kalimat

1.Dia duduk termenung di samping jendela, memikirkan tentang masa lalunya.
2.Ketika mendengar kabar duka, ibu mengalami perasaan tercenung dan sulit menangis.
3.Pada malam itu, dia memutuskan untuk bermusyawarah dengan dirinya sendiri, bercebung di atas tempat tidur.
4.Pada saat menghadapi ujian, dia mengalami perasaan yang penuh penantian dan tercebung.
5.Dalam puisi karya sastrawan ternama, tokoh utamanya diceritakan sebagai seseorang yang selalu bercebung dalam kehidupannya.

📚 Artikel terkait kata "cenung"

Mengenal Kata 'cenung' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "cenung" - Inspirasi dan Motivasi

Makna Umum dan Konteks Historis

Kata "cenung" memiliki makna yang unik dalam bahasa Indonesia. Secara resmi, kata ini berarti "duduk dsb" diam-diam tafakur karena memikirkan sesuatu dalam-dalam. Arti ini menunjukkan bahwa seseorang sedang berpikir dengan mendalam dan terus-menerus mengenai sesuatu. Dalam konteks historis, kata ini mungkin digunakan dalam budaya tradisional Indonesia sebagai cara untuk menunjukkan bahwa seseorang sedang mengalami kejutan atau kekecewaan yang signifikan.

Penggunaan Kata "cenung" dalam Kalimat

Kata "cenung" dapat digunakan dalam berbagai kalimat untuk menggambarkan situasi tertentu. Misalnya, "Dia ~ saja di mulut pintu sejak kepergian suaminya pagi tadi." Kalimat ini menunjukkan bahwa seseorang sedang berpikir dengan mendalam tentang kepergian suaminya dan merasa kehilangan. Contoh lain, "Dia ~ sepanjang hari setelah mendengar berita buruk." Dalam kalimat ini, kata "cenung" digunakan untuk menggambarkan bahwa seseorang sedang berpikir dengan mendalam tentang berita buruk tersebut.

Relevansi Kata "cenung" dalam Kehidupan Sehari-hari

Kata "cenung" memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam budaya modern, kata ini dapat digunakan untuk menggambarkan situasi ketika seseorang sedang berpikir dengan mendalam tentang sesuatu. Misalnya, ketika seseorang sedang mengalami kekecewaan atau kehilangan, mereka mungkin akan ~ dengan suasana hati mereka. Dalam konteks ini, kata "cenung" menjadi sangat relevan dalam menggambarkan situasi tersebut.